Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kinerja IHSG setelah sejam perdagangan Senin pagi (12/10/2020). Sumber: BSTV

Kinerja IHSG setelah sejam perdagangan Senin pagi (12/10/2020). Sumber: BSTV

TRUMP NAIKKAN NEGOSIASI STIMULUS US$ 1,8 TRILIUN, PSBB DKI JAKARTA DIPERLONGGAR

Sentimen Positif dari AS dan Lokal, Inilah Saham-Saham Rekomendasi

Senin, 12 Oktober 2020 | 11:02 WIB
Ester Nuky

JAKARTA, investor.id - Setelah indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat sebesar 2,58% pekan lalu, di awal minggu ini berpeluang kembali melanjutkan kenaikan. IHSG berpotensi menuju level 5.100 didukung cukup banyak sentimen positif.

"Ini didukung cukup banyak sentimen positif, mulai dari naiknya DJIA di bursa New York sebesar 0,57% dan EIDO 0,82%. Selanjutnya sentimen positif datang dari penguatan beberapa harga komoditas, di antaranya gold 2,16%, CPO 0,90%, timah 0,69%, serta nikel 3,72%," kata analis fundamental saham MNC Sekuritas Edwin Sebayang, Senin (12/10).  

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat lalu waktu setempat telah menaikkan tawaran stimulus baru kepada Partai Demokrat menjadi US$ 1,8 triliun, dari sebelumnya US$ 1,6 triliun. Langkah ini merupakan bagian dari upaya kubu Partai Republik untuk mencapai kesepakatan sebelum pemilu AS November 2020. Sementara itu, DPR AS yang dikuasai Partai Demokrat telah mengesahkan bill US$ 2,2 triliun awal bulan ini, dan kedua belah pihak telah berjuang untuk menemukan konsensus di antara angka-angka itu. 

Edwin mengatakan, sentimen positif juga datang dari penguatan rupiah dan turunnya Indo CDS. Selain itu, dari kebijakan domestik Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Relaksasi tersebut berpotensi mendorong naik sektor properti, konstruksi, infrastruktur, retail/konsumer, pakan ayam, dan rokok.

"Untuk itu, kami merekomendasi buy saham GGRM, INCO, ANTM, WIKA, MBAP, WSKT, CTRA, TINS, PTPP, dan JPFA (disclaimer on)," paparnya.

 

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN