Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ciputra Development. Foto: Investor Daily. David Gita Rosa

Ciputra Development. Foto: Investor Daily. David Gita Rosa

Strategi Joint Operation Topang Ciputra Development

Parluhutan Situmorang, Kamis, 4 Juli 2019 | 12:34 WIB

Strategi PT Ciputra Development Tbk (CTRA) memperbanyak joint operatioan dalam pengembangan properti akan menjadi pendorong pertumbuhan kinerja keuangan ke depan. Skema ini juga bisa mempermudah perseroan untuk ekspansi pengembangan properti ke wilayah yang sedang bertumbuh.

Analis Samuel Sekuritas Ilham Akbar Muhammad mengatakan, Ciputra Development memiliki kekuatan didukung atas fleksibilas perseroan dalam pengembangan properti dengan pembentuka skema operasi bersama (joint operation). Skema ini membuka peluang perseroan untuk tetap tumbuh di saat permintaan property mengalami stagnasi di wilayah tertentu.

Saat ini, Ciputra Development sedang menjalankan pengembangan lahan seluas 4.500 hektare yang tersebar di empat pulau.

“Dengan skema ini, Ciputra Development ke depan akan fleksibel dalam mengubah fokus wilayah pengembangan properti dari wilayah yang mengalami stagnasi pasar property ke wilayah dengan tingkat pertumbuhan permintaan properti,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

Skema joint operation, ungkap dia, juga meminimalkan belanja modal yang harus dikeluarkan perseroan. Sebab, Ciputra Development tidak harus melakukan akuisisi lahan guna memperbesar pasar properti di berbagai daerah.

Hingga kuartal I-2019, perseroan mencatatkan marketing sales properti dari joint operasion berkontribusi sekitar Rp 591 miliar atau setara dengan 46,6% terhadap total marketing sales perseroan.

Terkait kinerja keuangan perseroan tahun ini, Ilham mengatakan, Samuel Sekuritas memperkirakan penurunan kinerja keuangan perseroan tahun ini, dibandingkan realisasi periode sama tahun 2018.

Penurunan tersebut sejalan dengan penurunan proyeksi penjualan unit properti (marketing sales) perseroan sepanjang tahun ini.

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN