Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mahaka Radio Integra. Foto: ISTIMEWA

Mahaka Radio Integra. Foto: ISTIMEWA

Strategi Mahaka Radio di Tengah Penguatan Digitalisasi

Kamis, 8 April 2021 | 04:29 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) tengah menjalankan berbagai strategi, salah satunya peluncuran aplikasi streaming radio Noice generasi kedua di tengah penguatan digitalisasi. Strategi ini diharapkan menjadi faktor utama penopang pertumbuhan kinerja keuangan perseroan dalam jangka panjang.

Noice merupakan aplikasi multiplatform bagi radio digital, musik digital, hingga podcast digital yang dioperasikan oleh PT Mahaka Radio Digital. Noice adalah hasil bentukan Mahaka Radio Integra dan PT Quatro Kreasi Indonesia.

Analis Trimegah Sekuritas Richardson Raymond dan Willinoy Sitorus mengungkapkan, peluncuran aplikasi Noice generasi kedua tergolong sukses. Hal itu dibuktikanoleh keberhasilan aplikasi ini meraih peringkat bintang 4,3 di Google Store. Jumlah pengunduh juga menunjukkan peningkatan pesat melampaui 500 ribu dengan MAU sekitar180 ribu.

Padahal, upaya masif promosi aplikasi generasi kedua tersebut belum dilakukan kepada masyarakat luas. “Noice ditujukan untuk menangkappasar dari berbagai komunikasi. Tidak seperti aplikasi Spotify yang kontennya 70% musik.

Hal ini menjadi kelebihan Noice hingga masuk dalam 10 besar aplikasi podcast yang paling diminati dengan durasipenggunaan berkisar 45 menit per pengguna dibandingkanSpotify yang hanya 24 menit,” tulis Richardson dan Willinoy dalam risetnya.

Harga saham MARI sejak pencatatan perdana
Harga saham MARI sejak pencatatan perdana

Sementara itu, dibandingkan dengan Clubhouse sebagai aplikasi media sosial berbasis obrolan suara yang telah memiliki nilai perusahaan hingga US$ 1 miliar, Noice juga memiliki potensi pertumbuhan yang pesat ke depan, jika aplikasi ini berhasil membangun komunitas dari berbagai kalangan yang memiliki minat sama dan berdiskusi secara langsung dengan podcaster dan pendengar.

“Kami meyakini bahwa Noice akan memberikan dasar untuk membangun komunitas di antara orang-orang yang memiliki minat sama. Pengguna bisa berdiskusi langsung dengan podcaster dan pendengar. Dengan adanya keterlibatanpengguna yang tinggi, maka monetisasi juga akan lebihbesar,” jelas Richardson dan Willinoy.

Berbagai faktor tersebut mendorong Trimegah Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham MARI dengan target harga Rp 420.Target harga tersebut mempertimbangkan target peningkatan MAU Noice mencapai 470% menjadi 5,9 juta pada 2022. Adapun laba bersih Mahaka Radio Integra tahun ini diproyeksikan mencapai Rp 22 miliar dibandingkan tahun lalu yang diperkirakan rugi bersih Rp 28 miliar. Pendapatan juga diperkirakan melonjak menjadi Rp 100 miliar dibandingkan proyeksi tahun lalu Rp 67 miliar.

Sebelumnya, Direktur Utama Mahaka Radio Integra Adrian Syarkawie memasang target kinerja keuangan yang positif tahun ini. Sedangkan tahun lalu, dia menyebutkan bahwa laba bersih dapat terjaga di tengah penurunan pendapatan perseroan.

”Sekitar 95-98% pendapatan kami dari iklan dan ini mempengaruhi sisi bisnis yang terjadi. Sebagai gambaran, secara revenue kami turun 63%, tapi secara bottom Mahaka Media dengan seluruh anak usahanya lebih baik karena efisiensi,” kata Adrian.

Tahun ini, karena telah melewati fase berat pada tahun lalu, perseroan akan mendorong pendapatan dengan push media konvensional dan mendorong bisnis aplikasi.

“Jadi, bisa menutupi dari bisnis komersial dan bisnis digitalnya,” jelas dia.

Joint Venture

Kinerja keuangan Mahaka Radio Integra.
Kinerja keuangan Mahaka Radio Integra.

Mahaka Radio Integra telah membentuk perusahaan patungan (joint venture/ JV) dengan PT Nusantara Teknologi Terdepan (NTT) bernama PT Cepat Untung Agar Nikmat. Cepat Untung Agar Nikmat dibentuk untuk menggarap usaha di bidang pengembangan konser virtual atau e-concert.

Menurut Adrian, perseroan telah menggandeng TMC (The Music Company) yang akan membawa musisi lokal dan internasional. Untuk musisi lokal, perseroan akan fokus pada musisi indie. Sedangkan, untuk internasional menampilkan musisi dunia papan atas, seperti Maroon 5 dan Billie Eilish yang sudah di pipeline. E-Concert ini tak hanya menargetkan penonton dari dalam negeri, melainkan juga lintas negara. ”Yang lokal sudah mulai menggelar konser virtualnya. Yang internasional, saya belum bisa announce sampai kontraknya sudah didapatkan,” kata dia kepada Investor Daily.

Sebagai informasi, perusahaan patungan tersebut didirikan pada 29 Maret 2021 untuk pengembangan digital media perseroan. Usaha baru ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM sesuai Nomor AHU-0021821. AH.01.01 Tahun 2021.

”Komposisi modal dasar sebesar Rp 1 miliar dengan modal disetor dan ditempatkan pada Cepat Untung Agar Nikmat sebesar Rp 250 juta,” kata Adrian.

Adapun komposisi kepemilikan saham sebesar 60% atau Rp 150 juta dimiliki Nusantara Teknologi Terdepan dan sebesar 40% atau Rp 100 juta dimiliki Mahaka Radio Integra. 

“Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan usaha atau kelangsungan usaha perseroan,” ucap dia.

Dari catatan Investor Daily, Mahaka Radio tengah mengembangkan bisnis barunya yang akan lebih berfokus pada bussiness to consumer (B2C). Inovasi B2C tersebut terdiri dari MARI Institute, Noice, konser virtual, talent management, ritel, dan visual. Khusus pengembangan konser virtual, perseroan, jelasnya tengah menyiapkan perusahaan patungan yang mana secara legal akan diteken dalam waktu dekat ini.

”Modal dasarnya tidak besar, karena fokusnya di konser digital. Tapi, ke depan valuasinya akan menarik. Dalam waktu dekat, kami akan lakukan konser internasional dan 90% sudah deal artisnya yang punya nama besar,” katanya seraya menambahkan bahwa capex perseroan tahun ini tidaklah besar dikarenakan dampak pandemi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN