Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

TAG: INDUSTRI HULU

Industri Hulu Butuh Tujuh Insentif

Untuk itu, industri hulu membutuhkan tujuh insentif, yakni penurunan perpajakan, kemudahan perizinan, ketersediaan infrastruktur, penurunan harga gas, perlindungan pasar domestik, hambatan impor nontarif, dan pembangunan SDM melalui pendidikan vokasi.

Perkuat Industri Hulu

Rabu, 28 Maret 2018 | 14:54 WIB

Haris Munandar menuturkan, pemerintah berniat memperkuat industri hulu dan antara selaku pemasok bahan baku industri hilir melalui program hilirisasi.

Cermati Kenaikan Impor Barang Konsumsi

Rabu, 28 Maret 2018 | 14:50 WIB

Haris menambahkan, kenaikan impor barang konsumsi juga harus dicermati, terutama dengan adanya kebijakan pemeriksaan barang di luar pelabuhan (postborder) dari tadinya di pelabuhan. Meski baru dilaksanakan, kebijakan ini ternyata berlaku juga untuk barang konsumsi, tak hanya bahan baku dan barang modal.

Kemenperin Dalami Struktur Industri-Barang Kimia

Rabu, 28 Maret 2018 | 14:41 WIB

Oleh sebab itu, Kemenperin fokus melakukan pendalaman struktur industri kimia dan barang kimia. Misalnya, sektor hulu yang menghasilkan produk petrokimia berbasis nafta dan produsen penyedia bahan baku obat untuk farmasi.

Insentif Tax Allowance dan Tax Holiday

Rabu, 28 Maret 2018 | 14:37 WIB

Sementara itu, Danang Girindrawardana mengatakan, pertumbuhan industri manufaktur nasional sulit ditebak. Kadang pertumbuhannya tinggi, kadang stagnan dan bisa juga melambat.

Manufaktur Indonesia Baru Setengah Jadi

Rabu, 28 Maret 2018 | 14:29 WIB

Johnny Darmawan menegaskan, manufaktur Indonesia baru setengah jadi, lantaran industri hulu tak mampu memenuhi kebutuhan bahan baku industri hilir. Akibatnya, defisit neraca perdagangan terus terjadi saat manufaktur mulai menggenjot produksi.

Pemerintah Perlu Dorong Tumbuhnya Industri Dasar

Rabu, 28 Maret 2018 | 14:25 WIB

Industri hulu yang potensial dikembangkan adalah tekstil, petrokimia, dan makanan dan minuman (mamin) olahan. Industri ini perlu diberikan insentif fiskal dan nonfiskal.

Industri Hulu Perlu Digenjot untuk Cegah Perlambatan Ekonomi

Senin, 19 Desember 2016 | 23:21 WIB

Pemerintah menggenjot sektor industri agar bisa mandiri dengan memperkuat sektor hilir, mengingat ketergantungan Indonesia akan impor masih tinggi, sehingga menahan laju pertumbuhan ekonomi.

RI Alami Deindustrialisasi Dini

Jumat, 19 Juni 2015 | 13:11 WIB

Indonesia disinyalir mengalami deindustrialisasi dini, yakni pergeseran sektor industri manufaktur ke jasa yang terlalu cepat. Pergeseran itu semestinya baru terjadi saat kontribusi sektor industri terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar 35-40%.

Pemerintah Harus Segera Benahi Industri yang Melambat

Jumat, 19 Juni 2015 | 13:08 WIB

Pertumbuhan sektor industri per kuartal I-2015 yang hanya sebesar 3,8% atau di bawah pertumbuhan ekonomi nasional 4,7% telah berdampak nyata terhadap perekonomian secara nasional, yakni menjadi lambat.

TAG: INDUSTRI HULU

Bank DKI Tandatangani MoU dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Jumat, 27 Mei 2022 | 23:16 WIB

Penandatanganan MoU antara Bank DKI dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mencakup pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan.

DJP: Peralihan Dari NPWP Ke NIK untuk Permudah Wajib Pajak

Jumat, 27 Mei 2022 | 23:13 WIB

Bila sudah ada peralihan sepenuhnya maka masyarakat tidak perlu lagi memiliki NPWP dan cukup memiliki NIK untuk membayar pajak.

4 Tips Jitu buat Milenial Punya Rumah Sebelum Usia 30

Jumat, 27 Mei 2022 | 23:05 WIB

OK Bank menawarkan akses pengajuan kredit yang mudah, melalui persyaratan sederhana

Perluas Jaringan Transaksi Antar Negara, Bank DKI Gandeng PT Rintis Sejahtera

Jumat, 27 Mei 2022 | 23:00 WIB

Hal ini menjadikan Bank DKI sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) pertama dalam pengembangan jaringan transaksi pembayaran di luar negeri.

Kuartal I, Hanwha Life Kantongi Aset Rp 2,06 Triliun

Jumat, 27 Mei 2022 | 22:44 WIB

Hanwha Life Insurance Indonesia memiliki total aset Rp2,06 triliun dan tingkat solvabilitas (RBC) 6.496,68%.

E-Paper Investor Daily


8 November 2018

E-Magz Majalah Investor


September 2018