Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

TAG: TOPUP

BI Atur Biaya Isi Ulang Uang Elektronik

Bank Indonesia (BI) akan menetapkan batas maksimum dan standardisasi biaya isi ulang (top up fee) uang elektronik (e-money). Aturan ini bertujuan melindungi konsumen dan mendorong peningkatan volume penggunaan uang elektronik.

BI Akan Buat Batasan Bebas Biaya Top-up

Rabu, 20 September 2017 | 12:34 WIB

Bank sentral akan membuat batasan bebas biaya untuk isi ulang uang elektronik hingga nilai tertentu. “Misalnya kalau mau top-up sampai Rp 200 ribu harus nol rupiah biayanya. Intinya, kami harus melindungi jangan sampai kalau mau top-up dibebani biaya lagi, sehingga tidak efisien,” papar dia.

Penertiban untuk Menetapkan Harga yang Wajar

Rabu, 20 September 2017 | 12:30 WIB

Direktur Eksekutif Pusat Program Transformasi BI Aribowo mengungkapkan, penertiban biaya isi ulang uang elektronik bertujuan menetapkan harga yang wajar. Selama ini tarifnya bervariasi, terutama di toko serba ada.

Himbara: Akan Ada Promosi agar Masyarakat Tak Terbebani

Rabu, 20 September 2017 | 12:28 WIB

Ketua Umum Himpunan Bank Negara (Himbara) yang juga Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Maryono mengungkapkan, pihaknya akan menaati ketentuan yang dikeluarkan BI mengenai biaya isu ulang uang elektronik.

Pengenaan Biaya Top-up e-Money Tidak Tepat

Rabu, 20 September 2017 | 12:03 WIB

Di pihak lain, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia  Mohammad Faisal mengemukakan, pengenaan biaya isi ulang uang elektronik tidak tepat.

Pemerintah Harus Lakukan Uji Publik

Rabu, 20 September 2017 | 12:01 WIB

Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengungkapkan, pemerintah harus melakukan uji publik terlebih dahulu sebelum menerapkan kebijakan tarif isi ulang uang elektronik.

Bank Janji Tarif Top-up Semurah Mungkin

Selasa, 19 September 2017 | 15:21 WIB

Kalangan perbankan berjanji mengenakan tarif isi ulang (top-up) uang elektronik (e-money) semurah mungkin dan tidak memberatkan konsumen. Bank tidak akan memanfaatkan fee dari isi ulang uang elektronik sebagai sumber pendapatan, melainkan untuk kepentingan pengembangan infrastruktur transaksi nontunai.

Biaya Top-up untuk Tambah Touch Point

Selasa, 19 September 2017 | 15:15 WIB

Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Handayani mengungkapkan, biaya top-up dipergunakan untuk menambah touch point ketika konsumen melakukan isi ulang. Pasalnya, apabila hanya mengandalkan touch point yang tersedia saat ini sangat terbatas, sehingga bisa menyulitkan masyarakat.

Batas Maksimum Isi Saldo Masih Difinalisasi

Selasa, 19 September 2017 | 15:12 WIB

Gubernur BI Agus Martowardojo menjelaskan, regulasi isi saldo akan keluar dalam bentuk Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) BI. Besaran maksimum biaya isi saldo masih dalam tahap finalisasi, sehingga dia enggan membeberkannya.

TAG: TOPUP

Jadi Pelaksana B20, Kadin: Kita Sudah Keluar dari Krisis dan Layak Jadi Pusat Investasi Dunia

Rabu, 19 Januari 2022 | 00:30 WIB

Forum ini akan mempertemukan pemimpin bisnis perusahaan multinasional, organisasi, dan komunitas bisnis dari seluruh negara anggota G20.

Kadin Libatkan UMKM dalam Forum B20

Selasa, 18 Januari 2022 | 23:33 WIB

Hal tersebut dilakukan Kadin karena UMKM lebih sesuai dengan isu-isu negara emerging market atau negara berkembang di mana Indonesia kali ini ditunjuk sebagai tuan rumah.

Pengadilan Singapura Kabulkan Restrukturisasi Pan Brothers (PBRX)

Selasa, 18 Januari 2022 | 23:13 WIB

Pengadilan Singapura menunjuk Geoffrey David Simms bertindak sebagai perwakilan asing resmi dari pemohon PT Pan Brothers.

Meningkat! Penawaran Lelang SUN Capai Rp 84,8 Triliun

Selasa, 18 Januari 2022 | 23:04 WIB

DJPPR Kementerian Keuangan menerima pembiayaan Rp 25 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (18/1).

E-Paper Investor Daily


8 November 2018

E-Magz Majalah Investor


September 2018