5 Cara Mengurangi Risiko Serangan Trojan Mobile Banking i

Ilustrasi malware (istimewa)

Oleh : Herman / FER | Selasa, 28 Agustus 2018 | 20:52 WIB

Jakarta - Modifikasi trojan mobile banking mencapai pertumbuhan paling tinggi pada kuartal kedua 2018. Laporan terbaru Kaspersky Lab menyebutkan, jumlah paket instalasi untuk mobile banking yang dimodifikasi guna membantu pelaku menghindari deteksi oleh solusi keamanan dan memperluas daya rusaknya mencapai lebih dari 61.000. Jumlah tersebut meningkat tiga kali lipat bila dibandingkan dengan kuartal pertama 2018, dan lebih dari dua kali lipat dibandingkan kuartal pertama 2017.

"Lanskap ancaman yang terjadi di kuartal kedua tahun ini membuat kami memberikan perhatian lebih besar terhadap keamanan pengguna perangkat mobile. Dengan berkembangnya, instalansi malware terutama yang berhubungan dengan perbankan, menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber terus melakukan pembaruan perangkat lunak berbahaya, membuatnya semakin canggih dan lihai dalam menembus sistem deteksi keamanan," kata pakar keamanan di Kaspersky Lab, Victor Chebyshev melalui keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Selasa (28/8).

Victor juga mengingatkan kepada pengguna dan industri agar lebih berhati-hati dan tetap waspada dalam beberapa waktu ke depan, karena tren ini akan terus mengalami pertumbuhan.

Kaspersky memberi saran kepada pengguna untuk mengurangi risiko ancaman serangan Trojan Mobile Banking dengan lima cara berikut:

1. Instal aplikasi hanya dari sumber tepercaya, idealnya dari app store resmi.

2. Periksa izin yang diminta oleh aplikasi. Jika tidak sesuai dengan tugas aplikasi (misalnya aplikasi meminta untuk mengakses pesan dan panggilan), ini bisa menjadi tanda aplikasi tersebut berpotensi memiliki unsur ancaman.

3. Gunakan solusi keamanan yang kuat untuk melindungi Anda dari perangkat lunak dan aksi berbahayanya.

4. Jangan klik tautan apapun dari email spam.

5. Jangan melakukan prosedur rooting pada perangkat yang justru memberikan kesempatan para pelaku kejahatan siber melakukan aksi tanpa batas.



Selengkapnya
 
MORE STORIES