Grab Kuasai 65 Persen Pasar Layanan Ride-Hailing i

(dari kiri ke kanan) Rudiantara - Menteri Komunikasi dan Informatika, Ridzki Kramadibrata - Managing Director Grab Indonesia, dan Fadjar Hutomo - Deputi Akses Permodalan Badan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dalam acara Grab 4 Indonesia Master Plan 2020 Tahap 3.

Oleh : Herman / YUD | Rabu, 29 Agustus 2018 | 16:42 WIB

Jakarta - Grab mengumumkan telah menjadi pemimpin pasar dalam layanan ride-hailing di Indonesia. Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengungkapkan, hingga akhir semester pertama 2018, Grab merupakan perusahaan ride-hailing paling sering digunakan di Indonesia dengan pangsa pasar mencapai 65 persen.

"Grab untuk layanan ride-hailing menguasai 65 persen market share di Indonesia. Buat kami, ini bukan hanya soal market share, tetapi juga memperlihatkan produk Grab menjadi yang paling banyak diminati dan disukai masyarakat Indonesia," kata Ridzki Kramadibrata, di acara peluncuran Grab Ventures, di Jakarta, Rabu (29/8).

Ridzki menambahkan, Grab saat ini sudah hadir di 137 kota di Indonesia, menjadikan Grab sebagai penyedia layanan ride-hailing dengan cakupan terluas. Grab juga telah memperluas layanan GrabFood (pengiriman makanan) dan GrabExpress (pengiriman paket) sejak tahun 2018.

GrabFood berekspansi ke lebih dari 20 kota baru dan kini telah tersedia di 30 kota. Gross Merchandise Value (GMV) GrabFood di Indonesia tumbuh hingga empat kali lipat pada semester pertama 2018. Sementara GMV GrabExpress di Indonesia juga tumbuh tiga kali lipat.

"Misi Grab saat ini bukan lagi sekedar penyedia layanan transportasi yang aman, tetapi membawa masyarakat lebih dekat ke layanan yang dibutuhkan sehari-hari, dan bisa membawa masyarakat serta komunitas lebih berkembang," ujar Ridzki.



Selengkapnya
 
MORE STORIES