Menkominfo Usulkan Pendirian Jack Ma Institute di Indonesia i

Menkominfo Rudiantara (kiri) bersama Pendiri Alibaba Group Jack Ma

Oleh : / FER | Sabtu, 1 Sepember 2018 | 16:35 WIB
Kategori :

Bogor - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Rudiantara, mengungkapkan, pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan bos Alibaba Grup memunculkan pendirian Jack Ma Institute di Indonesia untuk pengembangan sumber daya manusia bidang e-commerce.

"Kita tahu kan yang besar di Indonesia, unicorn itu talent-nya kadang-kadang berasal dari luar negeri. Jadi, kita kembangkan di dalam negeri," kata Rudiantara, usai mendampingi Presiden menerima Bos Alibaba Grup Jack Ma di Istana Bogor, Sabtu (1/9).

Menurut Rudiantara, pendirian Jack Ma Institute tidak hanya untuk memasok talenta di dalam negeri, tetapi menjadikan Indonesia pemasok talenta untuk negara-negara di regional.

"Talenta ini menjadi isu nomor satu di dunia, saking cepatnya pertumbuhan digital ekonomi ini, sumber daya manusianya yang belum bisa ngejar itu," katanya.

Rudiantara juga mengungkapkan bahwa detail pendirian Jack Ma Institute akan dibahas di tingkat menteri. "Besok dibahas detailnya. Bagaimana kita 'memanfaatkan' pemikiran-pemikiran Jack Ma sebagai 'guru' dan beliau juga sebagai advisor terhadap steering commitee," katanya.

Selain mempersiapkan SDM, lanjut Rudiantara, pemerintah juga telah menyiapkan kebijakan bagi para pemain usaha rintisan. Pemerintah mengirimkan perwakilan untuk mengusulkan sistem edukasi kepada Alibaba untuk menyesuaikan antara regulasi, para pemain usaha rintisan, dan masyarakat.

"Kita sudah kirim 27 orang. Kalau tidak salah goverments senior officer ke Alibaba. Nanti kita kembangkan di Indonesia jadi seimbang antara players, antara masyarakat, dan pembuat kebijakan. Semua harus seimbang, konsepnya sih gitu," katanya.



Selengkapnya
 
MORE STORIES