Penyakit Cyberchondria Intai Pengguna Internet i

Ilustrasi Pengguna Internet

Oleh : / FER | Minggu, 2 Sepember 2018 | 16:01 WIB

Jakarta - Internet memang bisa diandalkan untuk mencari berbagai informasi, namun di sisi lain juga mendatangkan gejala yang dinamakan cyberchondria atau yang lebih dikenal dengan compuchondria.

Laporan yang dilansir Boldsky, Minggu (2/9), menyebutkan, cyberchondria adalah gejala di mana seseorang terlalu memikirkan kondisi kesehatan mereka dan mencoba mendiagnosisnya sendiri dengan bantuan informasi yang tersedia di internet daripada mengunjungi ahli kesehatan.

Orang yang terkena cyberchondria bisa memeriksa gejala penyakit yang mereka alami di internet selama 1 jam hingga 3 jam setiap hari. Kecemasan akan semakin bertambah parah ketika mereka melakukan berbagai penelitian mengenai gejala penyakit.

Orang sering salah mengartikan penyakit dengan mencari informasi mengenai obat dan perawatan melalui internet. Padahal, gejala yang sedang dihadapi bisa serupa dengan kondisi lain. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan ahli kesehatan.

Cyberchondria perlu untuk diobati dengan terapi perilaku kognitif. Ini adalah psikoterapi dengan mengubah pikiran negatif seseorang tentang diri sendiri dan dunia melalui pola perilaku. Perawatan tersebut sama untuk orang-orang yang menderita depresi.

Terapi ini juga membantu mengatasi kebiasaan membaca informasi yang berhubungan dengan kesehatan. Kalau merasa ada yang tidak beres dengan tubuh, lebih baik segera dikonsultasikan kepada ahli medis.



Selengkapnya
 
MORE STORIES