Equnix Kampanyekan Bisnis Berbasis TI ke Kampus i

Julyanto Sutandang, CEO PT Equnix Business Solutions, saat menjelaskan soal program edukasi Open Source, Rabu, 12 September 2018, di Semarang,Jawa Tengah.

Oleh : Stefi Thenu / JEM | Rabu, 12 Sepember 2018 | 15:40 WIB

Semarang - PT Equnix Business Solutions melakukan roadshow kampanye edukasi bisnis berbasis Teknologi Informasi (TI) ke sejumlah kampus di Pulau Jawa.

Setelah Surabaya dan Malang, penyedia teknologi software database Open Source itu, Rabu (12/9), melakukan kampanye ke Kampus Politeknik Negeri Semarang (Polines) dan Universitas Katholik Soegijapranata Semarang.

“Setelah Polines dan Unika Soegijapranata, Kamis (13/9) kami ke kampus Universitas Diponegoro,” ujar Julyanto Sutandang, CEO PT Equnix Business Solutions, Rabu (12/9), di Semarang.

Julyanto mengatakan, kampanye bertema “Sosialisasi Bisnis Berbasiskan Teknologi Informasi Menggunakan Software Open Source” menyasar para mahasiswa yang menekuni bidang TI, seperti dari prodi Teknik Komputer atau Teknik Informatika,

Dijelaskan, kampanye edukasi ini bertujuan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para mahasiswa sebagai generasi mendatang tentang pentingnya penguasaan Teknologi Informasi melalui penguasaan Open Source agar kita dapat tetap mandiri dan berdaulat.

Selain itu pula diharapkan dapat membuka wawasan para mahasiswa yang terkait dengan teknologi untuk mampu mengembangkan diri dan membangun kreatifitas yang dapat mendorong para mahasiswa tersebut menjadi seorang technopreneur melalui kerja sama pelatihan, monitoring, dan magang serta peluang membangun jaringan lembaga riset berbasis Open Source.

“Kami memahami lingkungan pendidikan tinggi perlu mengetahui apa yang terjadi di dunia bisnis saat ini. Banyak sekali perubahan yang membutuhkan kegesitan dalam merespon, menyikapi maupun menjawab perubahan tersebut,” ujar Julyanto Sutandang.

Julyanto menambahkan, Indonesia membutuhkan lebih banyak sarjana yang bersedia melakukan riset secara mendalam dan pengembangan software Open Source sehingga memampukan kemandirian dalam hal solusi dan sumber daya TI.

Kebutuhan tenaga kerja di bidang TI di Indonesia diperkirakan tetap tinggi seiring dengan kian bertumbuhnya perusahaan rintisan (startup) teknologi dan e-commerce dewasa ini. Namun terjadi kesenjangan karena tingginya kebutuhan tenaga ahli TI tersebut tidak dapat seluruhnya dipenuhi sehingga banyak perusahaan teknologi yang merekrut tenaga ahli dari luar negeri.

Ketua Program Studi Teknik Informatika, Politeknik Negeri Semarang, Sukamto menyambut baik program tersebut. “Melalui kampanye edukasi Open Source yang dilakukan oleh PT Equnix Business Solutions diharapkan para mahasiswa memiliki pemahaman tentang keunggulan software Open Source di dunia bisnis, serta memberikan gambaran alternatif bisnis yang dapat dikembangkan oleh para lulusan TI,” ujarnya.

Julyanto lebih jauh mengatakan, software berbasiskan Open Source menjadi alternatif menarik dibandingkan dengan software komersial berlisensi yang cenderung memonopoli pasar. Kegiatan monopoli adalah kontra produktif, terutama dalam model pasar yang bebas, karena tidak adanya persaingan yang sehat sehingga efisiensi menjadi rendah dan hampir tidak ada ruang negosiasi untuk mengefisiensikan biaya dan meningkatkan layanan.

Hingga saat ini, Equnix telah memiliki lebih dari 60 klien perusahaan skala menengah besar dan berhasil menyelamatkan devisa negara lebih dari Rp 200 miliar.



Selengkapnya
 
MORE STORIES