Cara Operator Seluler Lalui Tahap Transformasi Digital i

Acara Vanaya Digital Talk episode 7 (#VDT7), bertemakan The Rise & Fall of Digital Transformation: A Lesson Learned from Indonesian Telco Industry, di GoWork, Chubb Square, Jakarta.

Oleh : Feriawan Hidayat / FER | Rabu, 12 Sepember 2018 | 19:06 WIB

Jakarta - Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebutkan, terdapat 132,7 juta pengguna internet di Indonesia atau sekitar 51,8 persen dari total penduduk Indonesia. Dari angka ini, Indonesia disebut menjadi pelaku e-commerce terbesar ketiga di kawasan Asia Pasifik pada tahun 2020.

CEO Vanaya Digital, Sonny B Sofjan, mengatakan, kondisi ini membuat operator selular di Indonesia semakin bergerak dinamis. Bahkan, semuanya telah melangkah dengan menerapkan transformasi digital di lingkungan organisasinya. Pasalnya ekosistem digital telah mendorong perilaku pengguna jasa telekomunikasi berubah.

"Selain berdampak pada gaya hidup masyarakat, jaringan selular berkecepatan tinggi telah menjadi kunci utama. Transformasi digital adalah solusi cerdas yang mendorong efektivitas dan efisiensi dalam proses bisnis," kata Sonny dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (12/9).

Vanaya Digital Talk

Sonny mengatakan, selain membangun ekosistem digital, operator telah menyiapkan sejumlah langkah yang mendasar. "Ada strategi membangun digital leadership, digital strategy dan digital culture. Ketiganya telah dilakukan secara menyeluruh,” tambah Sonny lagi.

Sejumlah former di industri telekomunikasi hadir dalam #VDT7 yang bertemakan The Rise & Fall of Digital Transformation: A Lesson Learned from Indonesian Telco Industry di antaranya, Hasnul Suhaimi (Chariman of BOC, PT Pos-Former CEO XL Axiata), Alander Rusli (Co Founder Digit Asia-Former CEO Indosat Ooredoo), Priyantono Rudito (Former Director of Human Capital Telkomsel and Executive Dir of Co-Branding Ministry of Tourism Republic of Indonesia).

Pada #VDT7, mereka berbagai cerita akan pengalaman mereka dalam menjalankan proses transformasi digital di Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo. Pada event tersebut hadir Lyra Puspa, sebagai Founder and President Vanaya Coaching International dan Arifa Febrianti, Faculty Member of Vanaya Digital.

Pada kesempatan ini, Hasnul menjelaskan, perusahaan harus menyiapkan sejumlah langkah antisipasi agar tidak kalah bersaing. Tentu tidak serta merta berubah menjadi e-commerce, akan tetapi mempersiapkan segalanya yang dibutuhkan ketika infrastuktur digital makin berkembang.

"Memang digitalisasi akan terjadi. Bahkan pertumbuhannya akan delapan kali lipat dalam waktu dua sampai tiga tahun kedepan. Karena itu perusahaaan yang agile, bisa kolaboratif dan tahu tujuanlah yang mampu bersaing," ujarnya.

Sebagai informasi, #VDT adalah event digital talk terdepan di Indonesia yang digelar setiap triwulan dan dihadiri para pimpinan perusahaan. Salah satu misi dari #VDT adalah agar perusahaan dapat beradaptasi cepat di era digital.

#VDT adalah program dari Vanaya Digital, salah satu anak usaha Vanaya Coaching International yang fokus pada pengembangan SDM, organisasi dan transformasi (people, organization development and transformation) dengan pendekatan coaching berbasis neuroscience.



Selengkapnya
 
MORE STORIES