Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi smartphone. (Dok. B-Universe)

Ilustrasi smartphone. (Dok. B-Universe)

Ponsel di Bawah Harga US$ 200 Masih akan Dominasi Pasar Indonesia

Selasa, 17 Jan 2023 | 13:30 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Ponsel pintar (smartphone) dengan harga kurang dari US$ 200 atau Rp 3 juta per unit diperkirakan masih mendominasi pasar Indonesia sekitar 75% dan pasar ponsel berpotensi tumbuh dengan persentase satu digit pada 2023. Merek asal Korea Selatan, Samsung, bersama empat merek Tiongkok, yakni Oppo, Vivo, Realme, dan Xiaomi masih akan menjadi pemain utama lima besar.

Sementara itu, dari total penjualan 28,2 juta pada 2022 hingga kuartal III atau sembilan bulan hingga September tahun lalu, empat merek asal Tiongkok, yakni Oppo, Vivo, Xiaomi, dan Realme berkontribusi 19,6 juta unit, atau 69,5%, menurut data yang diolah dari lembaga riset pasar International Data Corporation (IDC) Indonesia.

Associate Market Analyst IDC Indonesia Vanessa Aurelia memperkirakan, untuk tahun 2023, smartphone pada segmen dengan harga kurang dari US$ 200 akan tetap mendominasi pasar Indonesia. Pasar smartphone di Tanah Air juga diyakininya tumbuh positif pada persentase satu digit tahun ini dari tahun 2022 diproyeksikan turun secara persentase dua digit.

“Untuk tahun 2023, ponsel dengan segmen harga kurang dari US$ 200 akan tetap dominan di pasar Indonesia. Tetapi, IDC juga melihat bahwa ada kesempatan untuk segmen lebih dari US$ 400 (Rp 6 juta) memiliki pertumbuhan yang lebih cepat,” ujar ujar Vanessa kepada Investor Daily, dikutip Senin (16/1/2023).

Advertisement

Baca juga: Tujuh Merek Berebut Pasar Smartphone 2023

Dia menjelaskan, smartphone asal Tiongkok telah berkembang jauh sejak awal masuk ke Tanah Air pada 2014. Pengembangan dan inovasi terus dilakukan oleh mereka, baik dalam aspek distribusi, pemasaran, kualitas produk, layanan purna jual, dan lainnya.

Dampaknya, merek-merek (brands) asal Tiongkok semakin menguasai dan dapat mencapai top 5 brand di Indonesia (empat dari lima brand teratas). Ponsel-ponsel merek Tiongkok telah menjadi bagian besar dari pasar smartphone Tanah Air sejak beberapa tahun terakhir.

“Menurut data IDC, 75% dari pasar smartphone di Indonesia ditopang oleh produk dengan harga kurang dari US$ 200. Hal ini karena konsumen Indonesia masih sangat price sensitive (sensitif dengan harga) mengenai smartphone,” imbuhnya.

Vendor ponsel merek asal Tiongkok yang memiliki kehadiran kuat di segmen tersebut pun berhasil memanfaatkan karakteristik para penggunanya. Selain itu, mereka memiliki penetrasi yang kuat pada smartphone segmen menengah (mid-range) dengan kisaran harga US$ 200-400 yang sedang berkembang di Indonesia.

“Samsung juga memiliki posisi yang kuat di Indonesia, menjadi salah satu dari lima brand teratas di Indonesia. Portfolio produk Samsung mencakup lebih banyak segmen, dan juga memiliki posisi kuat di segmen kurang dari US$ 200,” tutur Venessa.

Baca juga: Siapa Penguasa Pasar Smartphone di Indonesia? Cek di Sini

Tumbuh Positif

Dia melanjutkan, untuk 2023, pertumbuhan positif pasar smartphone diperkirakan dapat terjadi walau tetap tertekan oleh faktor-faktor ekonomi yang terancam oleh resesi global. Hal ini menandakan adanya normalisasi permintaan dari masa pandemi Covid-19. Tekanan dari sisi supply awal tahun 2022 pada saat ini juga sudah membaik.

Isu resesi dapat dilihat dari tanda penurunan daya beli masyarakat. Isu resesi juga dapat menyebabkan ketakutan, sehingga masyarakat lebih berhati-hati dalam pengeluarannya, terutama karena adanya kenaikan harga komoditas, bensin, dan kebutuhan sehari-hari.

“Sementara itu, penurunan pasar smartphone yang terjadi pada 2022 dapat dikaitkan dengan inflasi, kenaikan harga barang, pergerakan kurs mata uang, kenaikan suku bunga, dan beberapa faktor ekonomi lain,” ungkapnya.

Terlebih, pada 2022, Indonesia mulai kembali ke kegiatan tatap muka (offline) di mana konsumen mengalami peningkatan untuk pengeluaran pada area lainnya, seperti transportasi, entertainment, travel, dan sebagainya dibandingkan dengan tahun 2021.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com