Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Teknologi 5G. Foto ilustrasi: lintangtech.com

Teknologi 5G. Foto ilustrasi: lintangtech.com

Ericsson: 2024, Pelanggan 5G Capai 1,9 Miliar

Emanuel Kure, Rabu, 10 Juli 2019 | 21:38 WIB

JAKARTA, investor.id - Ericsson, vendor teknologi informasi (TI) global, melalui laporan Ericsson Mobility Report edisi Juni 2019, memperkirakan, pelanggan teknologi telekomunikasi seluler generasi kelima (5G) akan mencapai 1,9 miliar pada 2024 di seluruh dunia.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 27% dari 1,5 miliar yang diperkirakan oleh Ericsson pada November 2018. Sementara itu, Ericsson juga memperkirakan peningkatan jumlah pelanggan broadband seluler sebanyak 400 juta tahun 2024.

Head of Ericsson Indonesia Jerry Soper mengatakan, 5G benar-benar telah hadir dan mulai berkembang pesat di beberapa negara yang telah mengaplikasikannya. Hal tersebut pun mendorong antusiasme para operator dan konsumen seluler terhadap teknologi 5G.

“5G akan menjawab kebutuhan konsumen, perusahaan, serta membawa internet of things (IoT) ke level yang baru di mana konektivitas tinggi menjadi syarat utama. Meski begitu, seluruh manfaat 5G tersebut bisa didapat dengan adanya ekosistem yang solid dari sisi teknologi, peraturan, keamanan, dan mitra industri,” tegas Jerry, dalam keterangannya, Rabu (10/7).

Laporan tersebut juga mengungkapkan, di kawasan Asia Tenggara dan Oseania, penggunaan data seluler 5G per bulan diperkirakan tumbuh hingga tujuh kali dari 2,3 Exa Bytes (EB) pada 2018 menjadi 16 EB tahun 2024.

Sementara itu, masih di wilayah yang sama, penggunaan data per smartphone setiap bulannya akan tumbuh dari 3,6 Giga Byte (GB) menjadi 17 GB dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (compound annual growth rate/CAGR) mencapai 29%.

“Hampir 12% langganan di wilayah ini diperkirakan akan mengadopsi 5G pada akhir 2024,” ujarnya.

Di sisi lain, beberapa perkiraan lainnya pun turut mengalami peningkatan signifikan akibat cepatnya penyerapan 5G. Pada akhir 2024, jangkauan 5G diperkirakan mampu mencapai 45% dari populasi di dunia.

“Angka tersebut dapat meningkat menjadi 65% seiring dengan teknologi spectrum sharing yang memungkinkan implementasi 5G pada pita frekuensi Long Term Evolution (LTE),” tambah Jerry.

Dia juga mengungkapkan, penyedia layanan komunikasi di beberapa pasar kini telah mengaktifkan 5G seiring dengan hadirnya smartphone yang mendukung jaringan tersebut. Bahkan, operator di beberapa pasar memasang target yang lebih ambisius untuk cakupan populasi hingga 90% pada tahun pertama.

“Komitmen kuat dari vendor ponsel dan chipset juga merupakan kunci untuk percepatan adopsi 5G. Ponsel pintar untuk semua pita spektrum utama diprediksi akan meramaikan pasar selama tahun ini,” jelasnya.

Tak hanya itu, kawasan Amerika Utara diprediksi menjadi wilayah tercepat dalam penyerapan 5G dengan 63% pengguna ponselnya akan terhubung ke 5G tahun 2024. Sementara itu, di posisi kedua adalah negara-negara di Asia Timur Laut dengan 47% dan diikuti oleh kawasan Eropa 40%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA