Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Imes Targetkan Raih 30 Juta Pengguna

Rabu, 4 Maret 2015 | 14:00 WIB
ah

JAKARTA – PT Gobsindo Utama meluncurkan layanan chatting buatan lokal, Indonesia Messenger (Imes), sebagai pesaing Line, Whatsapp, Backberry Messenger (BBM) dan lain-lain. Layanan pesan instan ini berbasis Android. Imes diharapkan bisa meraup 30 juta pengguna.


“Kami cukup optimis bahwa produk kami ini dapat berbicara di kancah persaingan media sosial, karena selain mengusung konsep nasionalisme, Imes juga memiliki banyak keunggulan yang konsumen tidak dapatkan dari platform sejenis,” kata Managing Director PT Gobsindo Utama Sonny J Tendean saat peluncuran Imes di Jakarta, belum lama ini.


Imes memiliki beberapa kelebihan, seperti mampu mentransfer file berukuran hingga 250 MB, bisa membuat grup dengan anggota hingga 2.000 orang. Layanan ini juga dapat mengintegrasikan obrolan dengan Twitter dan jejaring sosial lain.

Pada acara peluncurannya, beberapa petinggi negeri ini hadir, seperti Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara, Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husain, dan Ketua DPR Setya Novanto. Adapula petinggi dari beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti Pertamina, Telkom, dan Indosat.


Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sangat mengapresiasi kehadiran Imes. Ia berharap Imes bisa bersaing dengan layanan pesan instan lain, seperti BBM, Line, WeChat, dan Whatsapp. “Imes memiliki potensi yang besar untuk berkembang ke arah yang lebih baik lagi. Yang penting Imes jalan dulu. Kekuatan utama dari messenger adalah pengguna. Kalau bisa mendapatkan 25-30 juta setidaknya di akhir tahun maka punya nilai tawar yang tinggi,” kata Rudiantara.


Menurut Rudiantara, yang menentukan keberhasilan Imes dalam meraih pengguna tergantung bagaimana mengelola ekosistemnya. Menurut dia, penyedia layanan pesan instan harus mampu menarik sebanyak mungkin komunitas. “Kelompok sosial harus diperbanyak kalau mau berhasil. Saya bangga jika nanti ada aplikasi perpesanan lokal yang lainnya. Jangan merasa bersaing sesama Indonedia tetapi justru seharusnya saling memperkuat satu sama lain,” jelasnya.


Ketua DPR RI Setya Novanto ikut mendukung aplikasi pesan instan karya anak bangsa ini. “Untuk itu saya melihat bahwa ini merupakan hal yang bagus dan bisa memberikan kontribusi yang besar, saya yakin anggota DPR lainnya juga akan mendukung hal ini,” ujarnya. (rz)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN