Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Datascrip gelar seminar daring bertema 5G is On, for Smart and Better Indonesia, Senin (7/9).

Datascrip gelar seminar daring bertema 5G is On, for Smart and Better Indonesia, Senin (7/9).

Implementasi 5G akan Efisienkan Sektor Industri

Senin, 7 September 2020 | 21:21 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Implementasi teknologi jaringan seluler generasi kelima (5G) di Indonesia diyakini akan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi yang sangat signifikan di berbagai sektor industri, terutama manufaktur, ritel, tambang, kesehatan, telekomunikasi, dan transportasi.

Hal tersebut merupakan salah satu benang merah dan kesimpulan seminar daring (webinar) yang digelar oleh PT Datascrip dengan tema 5G is On, for Smart and Better Indonesia, Senin (7/9).

Seminar menghadirkan pembicara yang kompeten di bidangnya, yaitu Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia (Asioti) Teguh Prasetya dan Huawei Consumer Business Group Director Lo Khing Seng. Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian Datascrip e-Expo 2020 yang berlangsung pada Senin-Sabtu (7-12/9).

Menurut survei yang dilakukan oleh Asioti tahun 2019, kesiapan Indonesia untuk menyambut era 5G sudah mencapai 65%, atau setara dengan jangkauan sekitar 175 juta penduduk di Indonesia.

“Kunci kesuksesan penerapan 5G di Indonesia juga tergantung pada kolaborasi yang baik antara pemerintah sebagai regulator dan para perusahaan penyedia jasa telekomunikasi, termasuk dengan para konsumennya,” kata Teguh Prasetya.

Namun, ada beberapa tantangan untuk penerapan 5G di Indonesia, yaitu regulasi yang tepat, ekosistem yang baik, serta sumber daya manusia yang memadai. Untuk memulainya, Indonesia juga harus merubah pola pikir dan jangan takut untuk beradaptasi dengan teknologi baru.

Lo Khing Seng menuturkan, Huawei, sebagai salah satu penyedia infrastrutkur jaringan 5G di dunia, telah membuat inovasi terbaru dengan 186 mitra industri untuk membuka contoh kasus dalam penerapan 5G.

“Untuk penerapan teknologi ini di Indonesia, Huawei masih menunggu regulasi dari pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, operator telekomunikasi seluler di Indonesia juga telah memperkenalkan teknologi 5G melalui uji coba saat Asian Games Agustus 2018 di Jakarta. Saat itu, masyarakat dapat merasakan langsung teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi aktivitas kehidupan manusia secara nyata.

Memudahkan

Teknologi 5G sudah lama digadang-gadang akan menjadi sebuah teknologi yang dapat membantu kegiatan manusia sehari-hari menjadi lebih cepat dan efisien. Ditambah lagi, kemudahan dalam mengakses informasi melalui internet di mana dan kapan saja selama terhubung dengan koneksi internet.

Direktur Datascrip Sylvia Lionggosari mengatakan, 5G sudah sering kita dengar dalam pemberitaan sehari-hari. Namun, informasi tentang manfaat teknologi ini belum banyak disampaikan.

Melalui webinar tersebut, semua pihak pun diharapkan dapat menggali lebih banyak pengetahuan soal internet of things (IoT) dan jaringan 5G, serta seperti apa kebijakan pemerintah yang tepat untuk hal ini.

“Oleh karena itu, kami berharap acara ini dapat menginspirasi dan berguna untuk kehidupan kita sehari-hari," ucap Sylvia.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN