Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate. (IST)

Menkominfo Johnny G Plate. (IST)

Inilah Daftar Pemenang Multipleksing TV Digital

Senin, 26 April 2021 | 17:14 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengumumkan para pemenang lembaga siaran swasta yang mengikuti seleksi penyelenggaraan multipleksing siaran TV digital di 22 wilayah di seluruh Indonesia. Setelah dimumkan pemenangnya, Kemkominfo memberikan kesempatan untuk memberikan sanggahan selama satu hari, sebelum ditetapkan.

“Hari ini, panitia seleksi menyampaikan pengumuman hasil penilaiannya. Dengan ditetapkannya hasil seleksi multipleksing ini, pemerintah menekankan bahwa penyelenggara multipleksing di setiap wilayah penyelenggara layanan harus mengalokasikan dari slot multipleksing berbasis teknologi Standar Definition (SD) sebagai infrastruktur penyelenggara penyiaran atau konten di luar group yang bersangkutan,” kata Johnny G Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) melalui virtual conference, Senin (26/4).

Menurut Johnny, sesuai amanat UU No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan peraturan pelaksanaannya, migrasi penyiaran televisi teresterial dari teknologi analog ke teknologi digital serta penghentian siaran analog atau Analog Switch Off (ASO) dilakukan paling lambat 2 November 2022.

“Salah satu proses menuju implementasi ASO adalah melalui seleksi penyelenggaraan multipleksing siaran tv digital teresterial ini,” ujar Johnny.

Johnny menambahkan, mekanisme seleksi untuk memilih lembaga penyiaran swasta sebagai penyelenggara multipleksing tertuang dalam PP no 46 tahun 2021 tentang Pos Telekomunikasi dan Penyiaran (Postelsiar). Untuk melaksanakan hal tersebut telah diterbitkan pula keputusan Menkominfo no 88 tahun 2021 tentang pedoman evaluasi dan seleksi penyelenggara multipleksing siaran tv digital teresterial.

“Sesuai dengan keputusan Menkominfo No 90 tahun 2021, telah dibentuk tim evaluasi dan seleksi penyelenggara multipleksing siaran tv digital teresterial yang bekerja secara independen dan profesional,” ungkap Johnny.

Lebih jauh, Johnny menuturkan, pengguna infrastruktur penyelenggara ini akan diatur oleh pemerintah. Jika penyelenggara multipleksing memilih menggunakan teknologi di luar teknologi SD, misalnya teknologi High Definition (HD), maka yang bersangkutan dapat melakukan penyesuian penggunaan teknologi tersebut dengan catatan bahwa kapasitas yang boleh digunakan ekuivalen dengan 50% teknologi SD.

Johnny juga mengungkapkan, selain pemenang seleksi penyelenggara multipleksing di 22 wilayah layanan, sesuai dengan aturan yang berlaku, TVRI sebagai lembaga penyiaran publik mendapat alokasi 2 multipleksing di setiap wilayah layanan.

“Melalui alokasi ini, TVRI dapat memfasilitasi siaran digital untuk lembaga penyiaran lainnya. Untuk itu, kami mendorong agar LPP TVRI terus melakukan peningkatan layanan dan bertransformasi menjadi LPP kelas dunia. Harapannya penyelenggara multipleksing secara profesional dan independen melalui infrastruktur penyiaran yang berkualitas dapat segera terwujud,” tegas Johnny.

Antisipasi Perkembangan Teknologi

Di sisi lain, Johnny juga mengungkapkan, pemerintah mengantisipasi berbagai perkembangan teknologi digital, dalam hal ini Kemkominfo yang yang mengantisipasi berbagai pengembangan teknologi digital di bidang penyiaran. Oleh karena itu, Kemkominfo menyiapkan kapasitas kanal multipleksing cadangan untuk keperluan tv digital di masa mendatang.

“Sesuai dengan UU Cipta kerja serta peraturan pelaksana, lembaga penyiaran eksisting yang telah memenuhi syarat, namun tidak memenuhi syarat multipleksing di suatu wilayah layanan tetap dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan slot multipleksing yang diselenggarakan oleh lembaga penyiaran swasata atau lembaga penyiaran publik TVRI,” tutur Johnny.

Pemerintah, lanjut Johnny, meyakini bahwa lembaga penyiaran swasata yang terpilih dan ditetapkan oleh panitia seleksi untuk menjeladi penyelenggara multipleksing adalah mereka yang mempunyai kemampuan dalam mendukung implementasi migrasi tv digital dan ASO. Sesuai proposal dan rencana yang disampaikan kepada tim eveluasi dan selekasi.

“Terakhir, sesuai amanat PP No 46 tahun 2021, saat ini kami juga tengah mempersiapkan proses evaluasi penyelenggara multipleksing di 12 provinsi. Hasil evaluasi dan penilaian komitmen ini akan memutuskan status penyelenggaraan multipleksing dimaksud sesuai dengan kapasitas dan kelayakan berdasarkan UU No 11 tahun 2020 tentang cipta kerja dan peraturan pelaksanannya,” terang Johnny.

Pemenang Seleksi

Adapun daftar peserta lembaga penyiaran swasta yang telah memenuhi persyaratan di 22 wilayah layanan yaitu:

1. Wilayah layanan Sumatera Barat-1, jumlah mux yang diseleksi ada 2, pemenangnya adalag ANTV dan Metro TV.

2. Wilayah layanan Riau-1, jumlah mux yang diseleksi ada 2, pemenang Trans TV dan TVone

3. Wilayah layanan Jambi-1, jumlah mux 2, pemenang Indosiar dan Trans TV.

4. Wilayah Sumatera Selatan-1, jumlah mux 2, pemenang Indosiar dan Trans 7.

5. Wilayah Bengkulu-1, jumlah mux 2, pemenang Indosiar dan RCTI.

6. Wilayah Lampung 1, jumlah mux 3, pemengan ANTV, Metro tv, dan Nusantara TV.

7. Wilayah Kep. Bangka Belitung-1, jumlah mux 2, pemenang RCTI dan Metro TV.

8 Wilayah layanan Bali, jumlah mux 3, pemengan ANTV, Metro tv dan Nusantara TV.

9. Wilayah NTB-1, jumlah mux 2, pemenang Metro TV dan SCTV

10. Wilayah NTT-1, jumlah mux 2, pemenang Metro TV dan RCTI.

11. Wilayah Kalimantan Barat-1, jumlah mux 2, pemenang Indosiar dan Trans TV.

12. Wilayah Kalimantan Tengah, jumlah mux 2, pemenang SCTV dan Trans TV.

13. Wilayah layanan Sulawesi Utara-1, jumlah mux 2, pemenang Metro TV dan Trans TV.

14. Wilayah Sulawesi Tengah, jumlah mux 2, pemenang RCTI dan SCTV.

15. Wilayah layanan Sulawesi Selatan 1, jumlah mux 2, pemenang Metro TV dan RCTI

16. Wilayah Sulawesi Tenggara 1, jumlah mux 2, pemenang Metro TV dan SCTV

17. Wilayah Gorontalo-1, jumlah mux 2, pemenang RCTI dan Trans TV

18. Wilayah Sulawesi Barat-1, jumlah mux 1, pemenang RCTI

19. Wilayah Maluku-1, jumlah mux 2, pemenang RCTI dan TVone

20. Wilayah Maluku Utara-1, jumlah mux 1, pemenang Trans TV/

21. Wilayah Papua-1, jumlah mux 2, pemenang RCTI dan Trans 7.

22. Wilayah layanan Papua barat 4, jumlah mux 1, pemenang SCTV.

 

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN