Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Johnny G Plate

Johnny G Plate

Kemenkominfo Bangun 3.447 BTS untuk Smart City

Abdul Muslim, Kamis, 7 November 2019 | 07:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan membangun 3.447 infrastruktur penghubung nirkabel antara jaringan milik operator telekomunikasi dan perangkat pintar milik pengguna (base transceiver station/BTS) pada 2020 demi mendukung program pembangunan kota cerdas (smart city) di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, di samping yang eksisting, Kemenkominfo juga sudah membangun jaringan tulang punggung (backbone) serat optik Palapa Ring, serta BTS di wilayah Indonesia Timur dan Tengah yang sebelumnya tidak terjangkau layanan operator telekomunikasi.

“(Target) BTS 5.000, sudah ada 1.500, dan 3.447 lagi pada 2020," ujar Menkominfo, usai acara Gerakan Menuju 100 Smart City 2019 di Jakarta, Rabu (6/11).

Sementara itu, Johnny juga berharap peluncuran satelit milik pemerintah, Satria, dapat berlangsung pada 2021. "Paling lambat, tahun 2022 sudah dilakukan, sehingga tahun 2024 satelit bisa mulai berfungsi," ujarnya.

Kemenkominfo mencatat, Indonesia saat ini telah memiliki 100 smart city. Angka itu sudah bertambah sangat signifikan dan mencapai target dibandingkan saat Indonesia hanya memiliki 25 kota cerdas tahun 2017. Kemudian, pada 2018, jumlah itu bertambah 50 kota cerdas. Begitu pula, pada 2019, smart city di Indonesia bertambah 25 kota lagi.

Pemerintah pusat, melalui Kemenkominfo, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), berencana terus menambah kota-kota lain untuk menerapkan konsep smart city agar mendorong perkembangan dan pemerataan perekonomian di Tanah Air.

"Kemenkominfo sudah bangun infrastruktur sampai ke desa-desa. Kami harapkan electronic market place bisa lebih gampang dijangkau oleh nelayan, petani, dan seterusnya. "Dengan demikian, partisipasi produk-produknya bisa masuk ke pasar, sehingga bisa lebih cepat menjangkau konsumen," kata Johnny.

Dia melanjutkan, pemerintah juga akan memperhatikan dan fokus pada pembangunan infrastruktur komunikasi di wilayah 3T, yaitu tertinggal, terdepan, dan terluar. Fokus pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk mengurangi disparitas pembangunan digital di seluruh wilayah Indonesia.

"Gerakan Menuju 100 Smart City telah mendorong banyak pemerintah daerah untuk mewujudkan pelayanan yang akan memudahkan masyarakat," pungkas Johnny.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA