Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Plt Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu (Foto: Kemenkominfo)

Plt Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu (Foto: Kemenkominfo)

Layanan Internet di Mimika dan Jayawijaya Pulih

Muhammad Ghafur Fadillah, Selasa, 10 September 2019 | 20:05 WIB

JAKARTA, investor.id - Pemerintah kembali membuka blokir atas layanan data/internet di Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, mulai Selasa (10/9), pukul 21.00 Waktu Indonesia Timur (WIT). Situasi dan kondisi keamanan di dua kabupaten tersebut dinilai sudah kondusif.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Ferdinandus Setu mengatakan, dari 29 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Papua, sebanyak 27 kabupaten sudah dibuka kembali blokir atas layanan data internetnya.

“Semuanya terdiri atas Kabupaten Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak Numfor, Yapen, Sarmi, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nabire, Jayawijaya, dan Mimika,” Nando, panggilan akrab Ferdinandus Setu, dalam keterangannya.

Sementara itu, dari 13 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Papua Barat, masih sama dengan data sehari sebelumnya, Senin (9/9). Sebanyak 11 kabupaten sudah dibuka akses layanan internetnya yang meliputi Kabupaten Fak Fak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Kabupaten Sorong.

Dengan demikian, lanjut Nando, untuk wilayah Provinsi Papua, masih terdapat dua kabupaten/kota yang masih diblokir layanan data internetnya, yakni Kabupaten Jayapuran dan Kota Jayapura.

“Begitu juga halnya, dua kota di Papua Barat, yakni Kota Manokwari dan Kota Sorong masih harus terus dipantau situasinya dalam satu, atau dua hari ke depan,” pungkas Nando.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA