Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate (kiri) didampingi oleh Dirjen PPI Ahmad M Ramli (kanan) konferensi pers virtual persiapan ASO, Kamis (4/3),

Menkominfo Johnny G Plate (kiri) didampingi oleh Dirjen PPI Ahmad M Ramli (kanan) konferensi pers virtual persiapan ASO, Kamis (4/3),

Menkominfo Tetapkan Pemenang Seleksi Penyelenggara Multipleksing TV Digital

Senin, 3 Mei 2021 | 19:26 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah menetapkan pemenang seleksi penyelenggara multipleksing TV digital teresterial. Menkominfo Johnny G Plate menyatakan, penetapan tersebut merupakan bagian dari kebijakan digitalisasi penyiaran dan implementasi analog switch off (ASO) untuk memajukan industri penyiaran di Indonesia.

“Tim Seleksi telah mengumumkan hasil seleksi penyelenggaraan multipleksing siaran TV digital di 22 provinsi, atau wilayah layanan pada 26 April 2021. Tim Seleksi juga telah memberikan kesempatan  masa sanggah hingga 30 April 2021,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), dalam konferensi pers virtual, Senin (3/5).

Tim Seleksi pun disampaikannya sudah memberikan jawaban serta klarifikasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. "Oleh karenanya, pada hari ini (Senin, 3/5), Kemkominfo menetapkan pemenang seleksi penyelenggara multipleksing siaran TVdigital terestrial,” jelasnya.

Johnny menyampaikan hasil resmi dari seleksi tersebut yang dirinci dengan jumlah wilayah layanan yang diperoleh, antara lain Emtek Group sembilan layanan, Metro TV sembilan Layanan, NTV dua layanan, RCTI (MNC) sembilan layanan, Trans TV sembilan layanan dan Viva lima layanan.

"Dengan demikian, total ada 43 jumlah wilayah layanan dalam ketetapan pemenang seleksi tersebut," ungkap dia.

Menkominfo menyatakan, melalui penetapan hasil seleksi itu, penyelenggara multipleksing pemenang seleksi berhak atas pengelolaan maksimal 50% dari kapasitas saluran siaran multipleksing untuk program siaran afiliasi masing-masing.

"50% sisa kapasitas siaran tersebut disewakan kepada Lembaga Penyiaran Swasta (LPS), Lembaga Penyiaran Lokal (LPL), dan Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) melalui mekanisme yang ditetapkan oleh penyelenggara mux bersama dengan LPL dan LPK," tegasnya.

Sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP), Johnny juga menyampaikan, TVRI memiliki slot siaran yang dapat dimanfaatkan penyelenggara penyiaran LPS, LPL, dan LPK.  

"Karena tidak semua slot di mana TVRI sebagai penyelenggara mux digunakan sepenuhnya sendiri, sehingga cadangan tersisa dapat dimanfaatkan oleh LPS, LPL dan LPK," imbuh dia.

Selanjutnya, Menkominfo juga meminta kepada seluruh penyelenggara multipleksing pemenang seleksi tersebut agar dapat segera menyelesaikan segala kewajiban-kewajibannya sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

"Dalam hal ini, yang paling penting adalah infrastruktur. Kewajiban ini menjadi prasyarat yang harus dipenuhi. Pemerintah akan meninjau serta mengevaluasi realisasi dari komitmen-komitmen penyelenggaraan multipleksing tersebut,” tandasnya.

12 Wilayah Tambahan

Selain telah melakukan seleksi, menurut Menkominfo, pemerintah sedang mengevaluasi atas 12 wilayah layanan, atau provinsi lainnya untuk menetapkan status penyelenggara multipleksing yang hasilnya segera diumumkan.

“Jadi, menurut UU dan PP ada dua metode. Metode yang pertama disebut dengan seleksi mux, dan kedua, penetapan hasil evaluasi multipleksing didasarkan pada kesiapan LPS yang saat ini beroperasi di 12 wilayah layanan tersebut," jelas Johnny.

Menkominfo mengharapkan, melalui penetapan itu, LPS yang sudah terseleksi dan sudah dipilih dapat segera mengambil langkah persiapan. Tujuannya agar  pada 2 November 2022, Indonesia bisa mengakhiri bersama-sama siaran analog (ASO).

“Dan, kita mengawali full penyiaran digital dengan harapan bahwa industri penyiaran kita semakin berkembang pesat dan maju di era digital,” ungkapnya.

Berita terkait: Inilah Daftar Pemenang Multipleksing TV Digital

 

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN