Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate (dua dari kiri) dalam konferensi pers virtual Akselerasi Penyediaan Akses Internet di Puskesmas dan Rumah Sakit di Indonesia dalam Rangka Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dari Media Center KPCPEN Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (14/10). (IST)

Menkominfo Johnny G Plate (dua dari kiri) dalam konferensi pers virtual Akselerasi Penyediaan Akses Internet di Puskesmas dan Rumah Sakit di Indonesia dalam Rangka Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dari Media Center KPCPEN Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (14/10). (IST)

Pemerintah Akselerasi Akses Internet di Puskesmas dan Rumah Sakit

Rabu, 14 Oktober 2020 | 17:50 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah berkomitmen mengakselerasi akses internet di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di seluruh wilayah Indonesia, yakni di puskesmas dan rumah sakit untuk mendukung penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, upaya itu  merupakan prioritas yang perlu dilakukan untuk percepatan penanganan pandemi Covid-19. Hal tersebut dilakukan dengan mendukung perluasan dan peningkatan kualitas infrastruktur telekomunikasi.

Ada tiga agenda yang diutamakan, yaitu optimalisasi telekomunikasi antar dan intra fasyankes, peningkatan kualitas arus data fasyankes, serta pemanfaatan aplikasi kesehatan berbasis digital, khususnya di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Layanan akses internet ini akan mencakup rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang belum memiliki akses internet, atau yang sudah tersedia namun kualitasnya belum memadai,” ujar Menkominfo, dalam konferensi virtual dari Media Center KPCPEN Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta, Rabu (14/10).

Mengutip data Kementerian Kesehatan, hingga 31 Desember 2019, terdapat 2.877 rumah sakit dan 10.134 puskesmas di Indonesia. Dari total 13.011 fasyankes tersebut, Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo mengidentifikasi ada 3.126 fasyankes yang membutuhkan optimalisasi layanan internet.

Dari jumlah 3.126 fasyankes, tahun 2019, Bakti telah menyediakan akses internet di 226 titik fanyankes. Pada 2020, melalui kerja sama dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Bakti akan mempercepat layanan internet di 2.192 fasyankes.

Johnny menyatakan, akselerasi akses internet untuk 708 fasyankes sisanya akan diselesaikan pada kuartal I-2021. “Dengan demikian, Kemenkominfo akan menuntaskan penyediaan akses internet di seluruh fasyankes pada kuartal I-2021,” ungkapnya. 

Ketersediaan akses internet di fasyankes tersebut diharapkan dapat mendukung program-program kesehatan masyarakat untuk jangka panjang, baik untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi, mencegah stunting, mendukung program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga, dan peningkatan layanan kesehatan melalui telemedicine.

“Pemerintah berharap ketersediaan akses internet dapat mendukung program-program kesehatan masyarakat untuk jangka panjang. Poin terakhir ini sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam Percepatan Transformasi Digital Nasional sesuai arahan Presiden Bapak Joko Widodo,” papar Menkominfo.

Roadmap

Untuk merealisasikan arahan Presiden tersebut, menurut Johnny, saat ini Kemenkominfo sedang menyusun Roadmap Indonesia Digital. “Di mana, salah satu program yang termuat dalam roadmap tersebut adalah peningkatan akses layanan kesehatan,” tegasnya.

Beberapa inisiatif yang masuk dalam Roadmap Indonesia Digital, khususnya sektor kesehatan, hingga tahun 2024, antara lain perluasan jangkauan infrastruktur digital dalam mendukung layanan kesehatan melalui telehealth/telemedicine.

Penerapan registrasi kesehatan digital nasional, termasuk manajemen data dan health record. Pengembangan hub dan ekosistem teknologi medis. Penerapan analytics untuk manajemen penyakit, antara lain untuk meningkatkan akurasi diagnosa.

Kemudian, perluasan pelacakan kontak dan implementasi digitalisasi untuk mendorong hidup yang lebih sehat.

Selain penyediaan akses internet, Menkominfo mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan literasi digital dan penyiapan talenta digital untuk mendukung pemanfaatan teknologi di bidang kesehatan.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN