Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

SIMO Perkenalkan Teknologi Terkini di Industri Broadband

Gora Kunjana, Sabtu, 17 November 2018 | 10:19 WIB

JAKARTA - Evolusi teknologi telekomunikasi dunia terus  berubah dengan cepat. Salah satu perusahaan yang mampu mengembangkan dan melihat potensi perkembangan teknologi telekomunikasi tersebut adalah SIMO. Bekerjasama dengan vendor handset Wikko, SIMO mengembangkan teknologi vSIM dan layanan roaming dalam satu aplikasi.

Yukui Yang General Manager of Mobile & IoT BU, SIMO Technology Co Ltd, mengatakan saat ini SIMO tengah mengembangkan dan melakukan uji coba teknologi vSIM yang dikombinasikan dengan layanan roaming internasional. 

Untuk di Indonesia, SIMO menggandeng vendor handset Wikko untuk melakukan uji coba vSIM yang dikombinasikan dengan layanan roaming internasional.

“Saat ini kami masih melakukan uji coba terhadap produk SIMO bersama Wikko. Memang saat ini kami baru bekerjasama dengan Wikko. Sebenarnya aplikasi SIMO bisa berjalan disemua handset yang memiliki chipset Mediatek seperti Vivo, Oppo maupun Xiaomi. Namun untuk uji coba di Indonesia kami baru bekerjasama dengan Wikko. Nantinya kami tidak menutup kemungkinan dikemudian hari bisa melakukan uji coba di handset lainnya yang menggunakan chipset Mediatek,” ujar Yang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (17/11).

Dengan software dan cloud yang dikembangkan oleh SIMO, pengguna Wikko dapat terhubung dengan layanan broadband di manapun dan kapan pun. Cloud yang terhubung dengan SIM Bank mitra roaming juga membuat pengguna SIMO dipermudah dalam memilih jaringan broadband yang terbaik ketika mereka menggunakan layanan SIMO.

“Saat ini SIMO sudah bekerjasama dengan beberapa mitra roaming internasional terkemuka di dunia. Sehingga layanan SIMO saat ini sudah dapat dinikmati di 131 negara. Kami berharap dapat bekerjasama dan bersinergi dengan operator broadband di Indonesia. Sehingga nantinya SIMO dapat memberikan kontribusi positif terhadap industri telekomunikasi di Indonesia,” terang Yang.

Pesatnya pengembangan teknologi yang dikembangkan oleh SIMO, juga diperhatikan oleh regulator telekomunikasi. Agung Harsoyo Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengatakan bahwa skema bisnis yang dibawa oleh SIMO merupakan bisnis model yang selama ini belum pernah ada di Indonesia.

Namun sudah berjalan dengan baik di beberapa negara di dunia. Karena skema bisnis yang dibawa oleh SIMO merupakan bisnis model yang baru dan belum pernah terpikirkan di Indonesia, sehingga regulasi yang ada belum mampu mengaturnya.

“Memang teknologi yang dibawa oleh SIMO merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihambat. Dari segi regulasi memang bisnis yang dijalankan SIMO belum diatur. Meski tidak melanggar regulasi yang ada di Indonesia, BRTI sebagai regulator memahami apa yang menjadi kegelisahan teman-teman operator telekomunikasi di Indonesia. BRTI akan berusaha mencarikan cara yang terbaik untuk meminimalkan dampak terhadap industri telekomunikasi nasional. Mungkin SIMO bisa bekerjasama dengan operator broadband di Indonesia,”kata Agung.

Untuk meminimalkan dampak perkembangan teknologi yang dibawa oleh SIMO, Agung menyarankan agar SIMO mau bekerjasama dengan operator broadband yang ada di Indonesia. Sehingga kemajuan teknologi dapat memberikan sinergi yang positif untuk industri telekomunikasi nasional. (is)

BAGIKAN