Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Drive Test Jaringan Smartfren di Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/4). (Emanuel Kure/Investor Daily)

Drive Test Jaringan Smartfren di Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/4). (Emanuel Kure/Investor Daily)

Smartfren Prediksi Trafik Data Naik 23% Saat Lebaran 2021

Kamis, 8 April 2021 | 19:30 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

BOGOR, investor.id - Operator telekomunikasi Smartfren memprediksi trafik layanan data naik 23% pada periode saat Lebaran 2021. Prediksi persentase kenaikan tersebut lebih tinggi dibandingkan priode Lebaran 2020 yang sebesar 20%.

Kenaikan trafik data ditopang penggunaan layanan multi media dan media sosial, yakni streaming video, Yuotube, Instagram, Facebook, serta gaming. Dengan kebijakan pemerintah mengeluarkan aturan larangan mudik, pengguna akan lebih fokus berada di rumah dan lebih banyak berselancar di dunia maya.

“Tahun ini, fokus kami akan lebih ke residensial dan tempat-tempat wisata. Kami perkirakan, trafik layanan data akan naik sekitar 23% selama periode Lebaran 2021,” kata VP Network Operation Smartfren Agus Rohmat, saat Drive Test Jaringan Smartfren di Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/4).

Untuk mendukungnya, tim network Smartfren pun telah membentuk Satgas Jaringan 24 jam selama Ramadan dan Idul Fitri. Smartfren juga menyediakan 58 mobile combat dengan dukungan NOC yang beroperasi 24 jam dan dukungan call centre.

Menurut dia, kenaikan trafik layanan data tersebut terutama akan terjadi pada malam Lebaran, di mana para pengguna saling memberikan ucapan selamat Idul Fitri. Karena itu, Smartfren juga akan meluncurkan sejumlah produk dan promo kuota data bagi para pelanggan, sehingga turut memicu kenaikan trafi data.

“Itu sudah kita siapkan, baik dari sisi optimisasi dan juga penambahan kapasitas coverage. Kita pastikan, tahun ini, layanan Smartfren akan optimal dan memberi kenyamanan bagi para pelanggan,” imbuhnya.

Agus melanjutkan, selama periode pandemi Covid-19, telah terjadi perubahan (shifting) trafik yang signifikan dari sentral bisnis ke perumahan. Daerah sentral bisnis disebut terjadi penuruan trafik sekitar 10-20%, sedangkan di perumahan justru terjadi kenaikkan trafik sekitar 30%.

“Ini masih terjadi selama setahun ini. Bahkan, kecenderungannya masih meningkat trafiknya untuk daerah perumahan,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan, perpindahan trafik terjadi seiring dengan peningkatan pendapatan (revenue) data. “Itu inline. Perubahan pola revenue itu terlihat. Misalnya, kalau dulu kita lihat revenue di Jakarta sekian, lalu sekarang, di Tangerang itu misalnya terjadi kenaikan sekian. Itu terlihat kenaikannya,” jelas Agus.

Sektor telekomunikasi juga dinilainya merupakan salah satu ang cukup beruntung di masa pandemi ini. Karena, kenaikan trafik dan revenue seimbang. Namun, dari sisi pembenahan dan penambahan coverage juga harus terus dilakukan untuk memperkuat kapasitas jaringan di sektor residensial.

Trafik Jabodetabek

Sementara itu, secara year on year (YoY) dari Maret 2020 -April 2021, di wilayah di Jabodetabek terjadi kenaikan trafik data 24,5%. Tahun ini, kemungkinan besar kenaikannya bisa lebih tinggi karena masih berlanjutnya pandemi. Pergerakan warga masih dibatasi dengan adanya PPKM dari tahun lalu dibatasi dengan PSBB.

“Jadi, dengan larangan mudik yang sudah dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu, distribusi trafik tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya,” imbuh  Agus.

Seiring dengan bertumbuhnya trafik data dan jumlah pengguna Smartfren di Jabodetabek, Smatfren juga telah meningkatkan kapasitas dan jangkauan hingga 25% dari tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut dilakukan sejak terjadinya pandemi dengan fokus antisipasi kenaikan trafik data di kawasan perumahan dan optimasi jaringan yang dilakukan secara masif.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN