Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Plt Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu (Foto: Kemenkominfo)

Plt Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu (Foto: Kemenkominfo)

Telkomsel dan Smartfren Berpeluang Menangi Lelang Frekuensi 2,3 GHz

Kamis, 22 April 2021 | 17:23 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Smart Telecom Tbk (Smartfren) berpeluang untuk memenangi lelang pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk jaringan seluler bergerak. Hal tersebut akan terjadi jika tidak ada sanggahan dari peserta seleksi yang merasa keberatan terhadap hasil lelang.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) Ferdinandus Setu mengatakan,  sesuai hasil evaluasi administrasi seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 Ghz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tahun 2021, proses seleksi telah dilanjutkan ke tahapan lelang harga.

Sementara itu, tahapan lelang harga yang dilaksanakan pada Senin-Rabu (19-21/4) menghasilkan peringkat berdasarkan harga yang disampaikan. Telkomsel menempati peringkat satu dan dua untuk dua penawaran blok masing-masing senilai Rp 176,9 miliar. Sedangkan Smartfren diperingkat ketiga dengan penawaran Rp 176,5 miliar.   

“Sesuai ketentuan di dalam dokumen seleksi, karena peringkat kesatu, kedua, dan ketiga diisi oleh lebih dari satu peserta seleksi, tahapan seleksi dilanjutkan dengan rapat pemilihan blok objek seleksi yang telah dilaksanakan pada Kamis (22/4),” ujar Nando, panggilan akrab Ferdinandus Setu, Kamis (22/4).

Hasilnya, dengan dengan penawaran harga tersebut, Telkomsel tetap menempati posisi pertama dan kedua dengan objek seleksi yang dipilih blok A dan C. Sedangkan Smartfren di peringkat ketiga memilih blok B.

Selanjutnya, sesuai ketentuan pada dokumen seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz, peserta seleksi dapat menyampaikan sanggahan secara tertulis dalam jangka waktu satu hari kerja setelah hari pengumuman hasil seleksi disertai dengan bukti-bukti yang memperkuat sanggahan.

“Dalam hal tidak terdapat sanggahan, proses seleksi dilanjutkan ke tahapan penyampaian usulan penetapan pemenang seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tahun 2021 kepada Menteri Komunikasi dan Informatika,” imbuhnya.

Karena itu, Nando pun menegaskan, tahapan seleksi tersebut belum selesai. Peserta seleksi peringkat kesatu, kedua, dan ketiga baru dapat dinyatakan sebagai pemenang seleksi frekuensi 2,3 GHz setelah diterbitkannya keputusan penetapan pemenang seleksi oleh Menteri Komunikasi dan Informatika.

Lima Peserta

Sementara itu, jauh hari sebelumnya, pada awalnya, panitia seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tahun 2021 sempat menerima pendaftaran dari lima calon peserta seleksi pada Rabu, 17 Maret 2021.

Waktu itu, berdasarkan waktu pengambilan dokumen seleksi pesertanya terdiri atas Telkomsel, PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo), Smartfren, PT Hutchison 3 Indonesia, dan PT XL Axiata Tbk.

Selanjutnya, pada Rabu, 14 April 2021, dari kelima calon peserta seleksi itu, hanya tiga calon peserta yang menyerahkan dokumen permohonan seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz, yakni Telkomsel, XL Axiata, dan Smartfren.

Ketiganya juga sebenarnya telah lulus verifikasi dokumen dan evaluasi administrasi. Namun, kemudian, hanya Telkomsel dan Smartfren yang menyampaikan penawaran harga. Keduanya pun kini berpeluang memenangi lelang pada blok frekuensi yang berbeda tersebut.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN