Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jaringan BTS Telkomsel sudah jangkau pedalaman Papua. (Foto: Dok Telkomsel)

Jaringan BTS Telkomsel sudah jangkau pedalaman Papua. (Foto: Dok Telkomsel)

Telkomsel Operasikan 14.990 BTS di Wilayah 3T

Abdul Muslim, Selasa, 5 November 2019 | 08:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Telkomsel, operator seluler terbesar di Indonesia, telah mengoperasikan lebih dari 14.990 unit base transceiver station (BTS) yang berlokasi di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), terutama di wilayah perbatasan negara Republik Indonesia hingga periode kuartal III-2019.

Hal itu dilakukan dalam upaya mendukung kedaulatan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memastikan pemerataan untuk akses layanan telekomunikasi berkualitas di seluruh wilayah di Indonesia. Telkomsel menjadi operator terdepan yang memiliki komitmen dalam melakukan pembangunan infrastruktur jaringan.

Direktur Network Telkomsel Iskriono Windiarjanto mengatakan, negara kita yang tercinta ini sangat luas terbentang dari Sabang sampai Merauke dengan gugusan kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau.

Karena itu, Telkomsel bersemangat dan punya panggilan untuk menyatukan serta menghadirkan pemerataan hak atas aksesibilitas telekomunikasi di seluruh Tanah Air dan kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

“Kami hadir dengan layanan dan infrastutktur jaringan berteknologi terdepan tak sebatas di kota-kota besar dan berpusat di pulau Jawa saja, namun juga menjangkau hingga pelosok, bahkan wilayah perbatasan RI,” ujar Iskriono, dalam keterangannya, Senin (4/11).

Dia menjelaskan, hingga saat ini, Telkomsel secara khusus telah mengoperasikan lebih dari 14.990 BTS yang terdiri atas BTS Reguler dan BTS Merah Putih, serta BTS Universal Service Obligation (USO).

Khusus BTS USO dibangun Telkomsel bersama dengan pemerintah melalui Badan Aksesibilitas dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang dibangun di wilayah 3T.

Sebanyak 5.300 BTS di antaranya berada di wilayah perbatasan dengan negara lain, yakni Singapura, Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Australia, Filipina, dan Papua Nugini. Bahkan, sekitar 7.800 unit dari BTS di wilayah 3T tersebut merupakan BTS broadband yang siap mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam mengakses layanan data/internet.

Lebih lanjut, Telkomsel bersama Bakti telah membangun sekitar 892 BTS USO yang tersebar di sekitar 841 desa yang sebelumnya tidak memperoleh layanan komunikasi. Dari 892 BTS tersebut, 51 di antaranya diimplementasikan dengan BTS 4G yang dimungkinkan untuk pemanfaatan layanan data berkualitas sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat sekitar.

Tahun 2019

Hingga akhir 2019, Telkomsel bersama Bakti akan mengoperasikan tambahan 502 BTS (2G & 4G) di 251 desa. “Hingga kuartal III-2019, Telkomsel telah menggelar infrastruktur jaringan lebih dari 209.000 unit BTS di seluruh wilayah Indonesia, atau meningkat lebih dari 14,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” tambah Iskriono.

Karena itu, secara keterjangakuan (coverage) jaringan, Telkomsel telah menjangkau lebih dari 97% wilayah di Tanah Air. Untuk menghadirkan layanan broadband dengan teknologi terkini, perseroan juga telah membangun lebih dari 159.605 BTS Broadband 3G/4G di seluruh wilayah Indonesia.

“Pada tahun ini, kami targetkan dapat menjangkau 95% populasi di Tanah Air, khususnya dengan jaringan 4G terdepan kami,” lanjutnya. Secara keseluruhan, Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 77.501 BTS 4G dan berkomitmen menambah sekitar 22.000 BTS baru hingga akhir 2019.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA