Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Monitoring jaringan di Indosat Ooredoo Network Operation Center (I-NOC). (IST)

Monitoring jaringan di Indosat Ooredoo Network Operation Center (I-NOC). (IST)

Trafik Layanan Data Indosat Melonjak 60% Saat Nataru

Emanuel Kure, Rabu, 8 Januari 2020 | 08:30 WIB

JAKARTA, investor.id - Operator telekomunikasi Indosat Ooredoo berhasil mengantisipasi lonjakan trafik layanan telekomunikasi selama perayaan Natal 2019 dan libur Tahun Baru 2020 (Nataru). Pada momen tersebut, layanan data melonjak 60,92% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sedangkan dibandingkan periode hari normal, trafik layanan data meningkat 12,8%.

“Lalu lintas data didominasi oleh streaming video 32,28%, pesan instan 67,41%, dan media sosial 53,35%,” kata SVP-Head of Network Operations Indosat Ooredoo Agus Sulistio, dalam keterangannya, Selasa (7/1).

Menurut dia, pada perayaan Natal, Indosat Ooredoo mencatatkan peningkatan trafik data tertinggi pada hari H sebesar 16.50%. Sementara itu, trafik telepon (voice) dan SMS terjadi pada H-2 masing-masing sebesar 5% dan 29% dibandingkan hari normal.

Selanjutnya, pada saat perayaan pergantian Tahun Baru 2020, trafik data tercatat mengalami kenaikan 19,91%, trafik voice justru menurun 5,73%, dan trafik SMS meningkat 17,54%. “Aplikasi yang paling banyak digunakan oleh pelanggan untuk mengisi waktu liburan adalah Facebook, Instagram, Line, WhatsApp, dan Youtube,” tambahnya.

Sementara itu, dilihat dari sebaran wilayahnya, kenaikan trafik layanan telekomunikasi Indosat Ooredoo tercatat terjadi di beberapa kota besar, antara lain Bogor, Tangerang, Karawang, Bekasi dan Magelang.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik Nataru tersebut, lanjut Agus, Indosat Ooredoo telah mempersiapkan diri sejak lama dengan meningkatkan kapasitas data sebesar 26.352 TB, atau lebih tinggi 36% dari trafik data harian.

Karena itu, perseroan pun mampu mengatasi kenaikan trafik data yang tercatat paling tinggi sebesar 11.406 TB, atau meningkat 19,9% dibandingkan hari normal pada pergantian Tahun Baru 2020, atau tanggal 1 Januari.

"Keberhasilan dalam melayani kebutuhan digital pelanggan ini juga merupakan hasil dari pembangunan BTS 4G secara masif sejak akhir tahun lalu (2019),” jelas Agus.

Tidak hanya itu, untuk memastikan semua layanan Indosat Ooredoo dapat melayani masyarakat dan pelanggan dengan baik, kegiatan monitoring jaringan juga dilakukan secara intensif melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (I-NOC), serta fasilitas monitoring dan pengendalian jaringan secara terpadu untuk semua layanan.

“I-NOC juga berperan untuk meningkatkan fungsi monitoring kontinuitas antarjaringan yang kompleks, peningkatan percepatan penyelesaian gangguan dan pusat koordinasi (command center) bagi seluruh perangkat jaringan Indosat Ooredoo secara nasional,” pungkas Agus.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA