Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melintas di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Pengunjung melintas di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Kenaikan Yield Obligasi AS Berpeluang Tekan IHSG, Cermati Saham Ini

Rabu, 24 November 2021 | 08:01 WIB
S.R Listyorini

JAKARTA, Investor.id – Kekhawatiran terus menguatnya yield Obligasi AS tenor 10 tahun yang saat ini mendekati level 1.68% berpeluang menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (24/11/2021). IHSG hari ini diperkirakan bergerak dalam rentang 6,624 – 6,700.

Pengamat pasar modal dari MNC Asset Management, Edwin Sebayang, mengatakan pasar global mencermati kenaikan yield obligasi AS, yang membuat penutupan Indeks di Wall Street bervariasi dimana Indeks berbasis teknologi Nasdaq ditutup turun dihari kedua, sebaliknya Indeks DJIA menguat dihari kedua.

Naiknya yield Obligasi AS tenor 10 tahun juga kembali memukul turun harga Gold (emas) dihari ke-4 sebesar -0.86%, sehingga selama empat hari harga Emas turun sebesar US$ 83.7 atau -4.53%. Kejatuhan kembali juga menimpa harga CPO pada hari ke-3 sebesar -1.72% sehingga selama tiga hari harga CPO turun sebesar RM 141 atau -2.6%.

Edwin juga mengatakan, perlunya antisipasi spiral effect terhadap kejatuhan mata uang Turki, Lira, terhadap mata uang negara berkembang. Lira turun -15% dalam sehari, kejatuhan tertajam dalam sejarah mata uang Turki.

Kombinasi turunnya harga komoditas tersebut disertai beragamnya penutupan Indeks di Wall Street ditengah naiknya yield obligasi AS dan EIDO berpeluang terjadinya tekanan atas IHSG.

Dilain pihak naiknya harga Nikel, Timah dan Coal membuat peluang bagus bagi investor meraup keuntungan sebesar-besarnya dari saham-saham berbasis komoditas tersebut.

Berdasarkan analisa teknikal dan bandarmologi, sejumlah saham ini layak dicermati untuk perdagangan hari ini.

1. TBIG 2,840 - 3,140
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 2,990
Target Price: 1,180
Stop Loss: 1,060

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Distribusi

2. BRPT 1,000 - 1,110
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 1,055
Target Price: 1,110
Stop Loss: 1,000

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

3. SRTG 2,130 - 2,350
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 2,240
Target Price: 2,350
Stop Loss: 2,130

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Distribusi

4. TINS 1,560 - 1,730
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 1,645
Target Price: 1,730
Stop Loss: 1,560

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Distribusi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

5. INCO 4,640 - 5,150
Technical Indicators: Buy

Buy: 4,870
Target Price: 5,150
Stop Loss: 4,640

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)*

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN