Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor memantau pergerakan harga saham melalui ponselnya saat berbelanja di sebuah supermarket di Serpong, Tangerang Selatan. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Investor memantau pergerakan harga saham melalui ponselnya saat berbelanja di sebuah supermarket di Serpong, Tangerang Selatan. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Indeks Berpotensi Rebound, Simak Saham BMRI, PTPP, BRPT, dan FREN

Rabu, 24 November 2021 | 08:59 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (24/11) diproyeksikan rebound dan menguat dengan level support 6.621, 6.550 dan resistance 6.750, 6.800.

Dalam riset harian MNC Sekuritas menjelaskan, meski indeks pada perdagangan kemarin (23/11) ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 0,7% ke level 6.678. Meski begitu, indeks masih berpeluang rebound asalkan mampu berada pada level 6.621 sebagai level support.

"IHSG masih berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave (v) dari wave [v] dari wave A (label merah) atau wave (iii) dari wave [v] dari wave A (label hitam) ke arah 6,750-6,800," jelas MNC Sekuritas, Rabu (24/11).

Namun demikian,   tidak menutup kemungkinan wave A (label biru) sudah terbentuk dan IHSG rawan koreksi ke bawah 6,621 untuk membentuk awal dari wave B dari wave (Y).

Sementara itu, agar tetap cuan, para investor disarankan cermati saham sebagai berikut;

FREN - Spec Buy (94)
FREN ditutup terkoreksi 1% ke level 94 pada perdagangan kemarin (23/11). Kami perkirakan, posisi FREN saat ini sudah berada di akhir wave B dari (B), sehingga koreksi FREN akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali untuk membentuk awal dari wave C dari wave (B).

Buy on Weakness: 89-94
Target Price: 102, 110
Stoploss: below 81

BRPT - Buy on Weakness (1,055)
Pada perdagangan kemarin (23/11), BRPT ditutup menguat 2,9% ke level 1,055 diikuti dengan tingginya volume perdagangan. Kami memperkirakan, posisi BRPT saat ini sudah berada di akhir wave (i) dari wave [iii] dari wave C. Hal ini berarti, pergerakan BRPT rawan terkoreksi untuk membentuk wave (ii) terlebih dahulu dan hal ini dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 985-1,025
Target Price: 1,110, 1,250
Stoploss: below 910

PTPP - Spec Buy (1,290)
Kemarin (23/11), PTPP ditutup flat di level 1,290. Kami memperkirakan adanya dua skenario pada PTPP, dimana best scenario- nya, saat ini PTPP sedang berada di awal dari wave 3 (label hitam) sehingga PTPP berpeluang menguat. Namun demikian, bila PTPP break support 1,155, maka skenario merah akan berlaku.

Spec Buy: 1,230-1,290
Target Price: 1,400, 1,580
Stoploss: below 1,155

BMRI - Buy on Weakness (7,150)
BMRI ditutup terkoreksi 2,7% ke level 7,150 pada perdagangan kemarin (23/11) dan koreksinya tertahan oleh MA20. Selama tidak terkoreksi ke bawah 6,850, maka kami perkirakan posisi BMRI sedang berada di awal wave 5 dari wave (3) sehingga BMRI berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 7,000-7,150
Target Price: 7,450, 7,900
Stoploss: below 6,850

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN