Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor memantau jalannya pergerakan saham. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Investor memantau jalannya pergerakan saham. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Kontroversi UU Cipta Kerja Bisa Jadi Sentimen Negatif IHSG

Jumat, 26 November 2021 | 07:57 WIB
S.R Listyorini

JAKARTA, Investor.id – Kontroversi UU Cipta Kerja menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang memerintahkan pemerintah dan DPR memperbaiki UU tersebut dalam waktu dua tahun, bisa menjadi sentimen negatif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini.

Pengamat pasar modal dari MNC Asset Management, Edwin Sebayang, mengatakan putusan MK atas UU Cipta Kerja bisa berpengaruh terhadap saham-saham, khususnya sektor konstruksi dan infrastruktur.

"Investor perlu mengantisipasi dampak dari putusan MK atas UU Cipta Kerja," katanya. Contoh riil yang bisa berpengaruh adalah bagaimana kelanjutan nasib Sovereign Wealth Fund (SWF) yang lahir dari UU tersebut. Ini bisa mempengaruhi sektor konstruksi dan infrastruktur.

Edwin Sebayang memperkirakan IHSG Jumat (26/11/2021) bergerak dalam rentang 6,645 – 6,741. Kejatuhan sejumlah komoditas, mengganasnya Covid-19 di Benua Eropa, serta putusan MK atas UU Cipta Kerja bisa menjadi sentimen negatif.

Di tengah tutupnya pasar Wall Street merayakan libur Thanksgiving, harga beberapa komoditas mengalami kejatuhan seperti: Oil -0.46%, Gold turun dihari ke-6 sebesar -0.06%, sehingga selama 6 hari harga Emas turun sebesar US$86.9 atau -4.76%, Nikel -0.58%, dan Timah -0.55%.

Berdasarkan analisa teknikal dan bandarmologi, sejumlah saham ini layak dicermati:

1. TLKM 3,800 - 4,200
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 4,000
Target Price: 4,200
Stop Loss: 3 800

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

2. TINS 1,600 - 1,770
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 1,680
Target Price: 1,770
Stop Loss: 1,600

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

3. BMRI 6,950 - 7,700
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 7,350
Target Price: 3,210
Stop Loss: 2,910

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

4. SILO 9,250 - 10,250
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 9,750
Target Price: 10,250
Stop Loss: 9,250

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

5. PGAS 1,550 - 1,710
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 1,630
Target Price: 1,710
Stop Loss: 1,550

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari) : Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN