Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung menggunakan telepon pintar di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung menggunakan telepon pintar di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Omicron, Tapering, dan Kejatuhan Harga Komoditas Bayangi IHSG

Rabu, 1 Desember 2021 | 07:47 WIB
S.R Listyorini

JAKARTA, Investor.id –Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibayangi oleh sentimen negatif, seperti meluasnya penyebaran virus varian baru Omicron, rencana percepatan tapering oleh The Fed, dan juga kejatuhan harga komoditas.

Kombinasi dari sentimen negatif ini berpotensi menekan IHSG. Pengamat pasar modal dari MNC Asset Management, Edwin Sebayang, memperkirakan IHSG pada Rabu (1/12/2021) akan bergerak dalam rentang 6,470 – 6,564.

"Belum hilang rasa keterkejutan kita mengenai munculnya variant baru Omicron serta pernyataan CEO Moderna, Stephane Bancel, tentang kemungkinan efektivitas vaksin menjadi berkurang melawan Omicron, kini pasar dikejutkan oleh pernyataan Chaiman The Fed yang akan mempercepat proses Taper Tantrum," katanya.

Di depan Senat AS, semalam, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral akan membahas percepatan pengurangan pembelian obligasi (tapering) pada pertemuan Desember.

Pernyataan ini membuat Indeks DJIA kembali terpelanting cukup keras sebesar -1.86% didalam perdagangan Selasa.

Kejatuhan tajam Indeks DJIA tersebut jika dikombinasikan dengan kejatuhan tajam harga di hampir semua counter komoditas seperti: Oil -4.55%, Coal -8.89% (sehingga selama 3 hari Coal turun tajam sekitar -23%), Gold -0.63%, CPO -2.86%, Nikel -1.08%, dan Timah -0.50% menjadi sentimen bagi perdagangan di Bursa Indonesia Rabu ini.

Berdasarkan analisa teknikal dan bandarmologi, sejumlah saham ini layak dipantau:

1. ISAT 7,750 - 8,550
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 8,150
Target Price: 8,550
Stop Loss: 7,750

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Distribusi !!

Net Buy/sell asing (10 hari): Distribusi !!

2. PRDA 8,350 - 9,250
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 8,800
Target Price: 9,250
Stop Loss: 8,350

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Akumulasi

3. CPIN 5,775 - 6,375
Technical Indicators: Buy

Buy: 6,075
Target Price: 6,375
Stop Loss: 5,775

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Distribusi !!

Net Buy / sell asing (10 hari): Distribusi !!

4. AGII 1,520 - 1,680
Technical IndicatorsL Strong Buy

Buy: 1,600
Target Price: 1,680
Stop Loss: 1,520

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Akumulasi

Net Buy/sell asing (10 hari): Distribusi !!

5. PEHA 1,230 - 1,360
Technical Indicators: Strong Buy

Buy: 1,295
Target Price: 1,360
Stop Loss: 1,230

BANDARMOLOGY:
TOP 5 broker: Akumulasi

Periode (10 hari): Distribusi !!

Net Buy/sell asing (10 hari): Distribusi !!

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN