Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Beberapa jenis koin kripto

Beberapa jenis koin kripto

Ini Dia Langkah Awal Trading Kripto untuk Pemula

Kamis, 13 Januari 2022 | 14:07 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Seperti instrumen investasi lainnya, investasi pada aset kripto mengandung resiko dan nilainya bisa naik, bisa turun. Akan tetapi, tentu saja resiko dapat diminimalisasi dan keuntungan dapat dimaksimalkan asalkan kita cermat dan memiliki rencana terlebih dahulu sebelum mulai membeli aset kripto.

Dilansir dari laman Pintu Academy, berikut hal-hal yang harus dipersiapkan bagi pemula untuk melakukan trading aset kripto.

Baca juga: Meski Jangka Pendek, Sentimen Bullish Kembali Warnai Perdagangan Kripto

1. Mengetahui risk appetite

Mengetahui risk appetite artinya mengetahui seberapa banyak resiko yang mau kamu ambil. Trading membutuhkan konsistensi. Sejak awal kamu harus menentukan seberapa banyak resiko yang ingin kamu ambil. Resikonya pun berbeda antara trading bitcoin dan altcoin, atau aset kripto selain bitcoin.

2. Menentukan time frame

Poin kedua adalah kamu harus mengerti dan tentukan jangka waktu trading. Apakah hanya mau trading dalam waktu seminggu, sebulan, atau setahun? Masing-masing jangka waktu memiliki cara yang berbeda-beda.

3. Psikologi

Setelah kedua poin di atas, poin berikutnya yang tak kalah penting adalah psikologi dan disiplin. Maksudnya, bagaimana caranya untuk tetap jalani rencana yang telah dibuat dan tidak mudah panik saat situasi memburuk. Hal ini tentu bisa diantisipasi jika kita sudah melakukan research dan planning yang baik sebelum membeli aset kripto yang dipilih.

Tidak kalah penting, ada juga tiga analisis yang sebaiknya dipahami oleh pemula saat baru mulai trading aset kripto, yaitu, analisis fundamental, analisis teknikal dan analisis on-chain.

Analisis fundamental adalah metode analisis yang dilakukan untuk memahami lebih dalam penggunaan suatu aset kripto, jumlah orang yang menggunakannya dan tim di balik aset tersebut. Sementara, analisis teknikal berarti menganalisis aset dengan memprediksi masa depan pasar berdasarkan data-data periode serupa sebelumnya.

Baca juga: Ini Enam Mata Uang Kripto Paling Top

Sementara itu, analisis on-chain adalah metode analisis yang dilakukan berdasarkan kumpulan informasi mengenai transaksi suatu aset. Contohnya adalah menganalisa inflow dan outflow volume suatu aset dari exchange dan dampaknya terhadap nilai aset tersebut. Metode analisis ini sebetulnya lebih banyak dilakukan oleh trader professional, karena membutuhkan platform berbayar untuk melakukannya.

“Mengetahui metode analisis, terutama analisis fundamental dan teknikal penting sebagai langkah awal trading kripto untuk pemula,” tulis riset Pintu.

Di sisi lain, untuk yang sedang belajar trading aset kripto, aplikasi Pintu menyediakan beberapa fitur. Salah satunya, fitur “Nabung Rutin” (dollar cost averaging) untuk mengetahui berapa nilai investasi yang akan dihasilkan jika menginvestasikan sejumlah dana secara rutin. Kemudian, fitu harga beli rata-rata di “Riwayat Investasi” yang mempermudah untuk memperhitungkan keuntungan yang didapatkan.

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN