Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi penyimpanan Bitcoin

Ilustrasi penyimpanan Bitcoin

Mumpung Lagi Murah, Ini Strategi Beli Kripto Saat Buy on Weakness

Jumat, 6 Mei 2022 | 09:27 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Seringkali kita bingung tentang kapan waktu yang tepat ketika membeli token kripto. Salah satu strategi yang bisa trader gunakan adalah buy on weakness.

Dilansir dari Pintu Academy, buy on weakness, merupakan strategi para trader dalam membeli kripto di harga rendah untuk mengantisipasi terjadinya reversal atau pembalikan arah dalam jangka pendek. Biasanya trader akan menggunakan support atau area yang menahan harga turun lebih lanjut sebagai area belinya. Strategi buy on weakness ini bisa digunakan dalam berbagai tren mulai dari sideways (datar), uptrend (naik), bahkan downtrend (turun).

Namun, sebelum menerapkan strategi buy on weakness di dalam berbagai tren, kamu harus mengindentifikasi terlebih dahulu di mana letak support. Dalam mencari support, kamu bisa menggunakan bantuan moving average, trendline, ataupun horizontal line.

Uptrend, ketika tren naik, pergerakan harga akan lebih aman karena cenderung membentuk higher low atau support yang lebih tinggi dibandingkan dengan support sebelumnya.

Baca juga: Duh! BTC Anjlok Capai Penurunan Harga Terbesar Dalam Dua Bulan

Sideways, Ketika sideways, pergerakan harga cenderung datar karena daya beli dan jual yang relatif seimbang. Namun, kamu bisa manfaatkan beli token kripto ketika mendekati level support-nya.

Downtrend, perlu dipahami dulu ketika kamu memutuskan untuk membeli token kripto ketika downtrend pastinya akan lebih berisiko, karena kecenderungan harga akan membentuk lower low atau support yang lebih rendah dibandingkan support sebelumnya.

Tips trading ketika downtrend, kamu bisa manfaatkan beli ketika harga sudah menyentuh support lebih dari 2 kali, karena akan lebih mudah nantinya untuk mengidentifikasi pantulan ke resistance selanjutnya yang mana cenderung lebih rendah dari resistance sebelumnya, selanjutnya kamu bisa manfaatkan untuk segera profit taking di area resistance tersebut.

Baca juga: 5 Tips Cuan Maksimal Investasi Kripto saat Lebaran

Pada prinsipnya, untuk trading buy on weakness sideways dan downtrend, kamu harus lebih cepat dalam melakukan sell ketika mendekati area resistance, karena potensi membentuk resistance yang lebih tinggi dari sebelumnya lebih kecil daripada ketika uptrend.

Walaupun strategi buy on weakness bisa diterapkan di seluruh tren, namun akan lebih aman bila menggunakannya di tren yang sedang naik (uptrend). Di sisi lain, level support belum tentu selalu menahan penurunan harga, maka dari itu, kamu harus menentukan level stop loss agar kita tetap bisa meminimalisir risiko.

Sebagai seorang trader, kamu harus memahami bahwa pergerakan harga kripto selalu berfluktuasi. Akan selalu ada risiko dibalik potensi keuntungan dan juga kamu tidak bisa mengontrol seberapa banyak keuntungan yang akan kamu dapatkan. Namun, kamu bisa mengatur risiko yang akan terjadi.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN