Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi investasi.

Ilustrasi investasi.

Apa itu Ichimoku Cloud dalam Trading Kripto?

Jumat, 21 Oktober 2022 | 14:26 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Ichimoku Cloud adalah salah satu indikator teknis untuk membaca pergerakan pasar kripto, forex, maupun saham. Dikutip dari Pintu Academy, Ichimoku Cloud adalah sebuah indikator pergerakan pasar yang dikembangkan oleh  Goichi Hosoda pada tahun 1968.

Secara visual, indikator ini tampak sebagai kumpulan berbagai garis yang saling tumpang tindih. Hal itu disebabkan Ichimoku Cloud terdiri dari beberapa komponen, yaitu Tenkan Sen, Kijun Sen, Chikou Span, Senkou Span A dan Senkou Span B. Cara membaca Ichimoku Cloud bisa dilakukan dengan memahami tiap komponen tersebut yang akan dijelaskan berikut ini.

Untuk bisa membaca indikator Inchimoku Cloud, kamu harus mengetahui beberapa komponen-komponen Ichimoku Cloud seperti Garis Tenkan Sen (Conversion Line), Garis Kijun Sen (Base Line), Chikou Span (Lagging Span), dan Senkou Span (Leading Span).

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 21 Oktober dan Target Harganya

Adapun, ada beberapa kelebihan Ichimoku Cloud, yakni bisa menunjukkan kemungkinan resistensi atau support di grafik pasar yang akan datang. Dalam hal ini, Ichimoku Cloud akan membuat skenario untuk arah tren dan momentum dalam bentuk indikator teknis

Sementara itu, beberapa kelemahan Ichimoku Cloud adalah trader pemula mungkin bingung saat melihat banyak garis pada grafik dan sulit memutuskan strategi investasi yang harus diambil. Karena Ichimoku Cloud adalah data historis, data yang diperoleh tentang pasar yang akan datang hanyalah skenario kemungkinan atau prediksi. Indikator ini bisa menjadi tidak relevan untuk jangka waktu yang lama.

Baca juga: Apa itu Price Action dalam Trading Kripto, Forex hingga Saham?

Menurut M. Patel dalam bukunya yang berjudul “Trading with ichimoku clouds: The essential guide to ichimoku kinko hyo technical analysis, harga aset diperkirakan akan naik (bullish) saat garis dengan periode lebih pendek (Tenkan Sen) memotong dari bawah ke atas garis dengan periode lebih panjang (Kijun Sen). Semenetara itu, harga diperkirakan turun (bearish) jika garis Tenkan Sen memotong dari atas ke bawah garis Kijun Sen.

Baca juga: Siap-siap, Bank Mandiri (BMRI) Gelar Kompetisi Trading Saham antar Perguruan Tinggi Bulan Depan

Kegunaan lain dari garis Tenkan Sen dan Kijun Sen adalah menandakan garis support atau resistance. Dalam kondisi pasar bearish, garis Tenkan Sen akan menjadi garis resistance pertama atau jangka pendek, sedangkan garis Kijun Sen akan menjadi garis resistance kedua atau key resistance level.

Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai apa itu Indikator Ichimoku Cloud serta bagaimana cara membaca dan menggunakannya dalam trading kripto atau aset lainnya. Secara umum, Ichimoku Cloud adalah salah satu indikator teknis yang dapat kamu gunakan untuk membaca tren dan prediksi pasar, termasuk menentukan titik support dan resistance hingga memberi sinyal bullish dan bearish.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com