Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi investasi. Foto: Pixabay.

Ilustrasi investasi. Foto: Pixabay.

Apa itu Return dan Risiko Investasi?

Rabu, 23 November 2022 | 16:46 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Return adalah metrik penting yang perlu diketahui oleh para investor. Bagaimanapun, investor berinvestasi untuk bisa mendapatkan return yang baik. Return yang diterima investor biasanya akan berkaitan erat pula dengan risiko yang harus ditanggung. Karena itu, dikenal pula istilah investasi high risk high return. Apa itu return dan risiko dalam investasi?

Dikutip dari Pintu Academy, Return adalah laba atau keuntungan dari sebuah investasi yang biasanya dinyatakan dalam persentase tahunan.

Pendapat lain menyebutkan bahwa return merupakan tujuan utama dari dilakukannya sebuah investasi. Bagi investor, return adalah ukuran tanggung jawab yang diberikan perusahaan atas dana yang ditanamkan oleh investor.

Baca juga: Menggapai Return Superior Bersama Sucorinvest

Apabila return yang diberikan melebihi ekspektasi yang diharapkan para investor, maka akan memberikan sinyal baik bagi perusahaan. Sehingga, kepercayaan para investor akan semakin meningkat.

Menurut Deni Sunaryo (2021), return terdiri dari dua komponen utama, yaitu yield adalah komponen yang mencerminkan aliran kas atau pendapatan yang didapatkan secara periodik dari suatu investasi yang dilakukan investor. Yield dinyatakan dengan angka nol (0) atau positif (+).

Baca juga: Waran Terstruktur, RHB Sekuritas: High Risk High Return

Sedangkan capital gain adalah komponen yang merupakan kerugian atau keuntungan yang dialami oleh investor setelah menjual aset yang dimilikinya. Capital gain bisa dinyatakan dalam angka positif (+), nol (0), maupun negatif (-).

Secara umum, terdapat beberapa jenis-jenis return dalam investasi. Return Realisasi atau Realized Return adalah jenis return yang sudah terjadi dan dapat dikalkulasikan nilainya berdasarkan data historis. Jenis return ini berguna sebagai dasar penentuan expected return serta risiko di masa mendatang.

Sedangkan expected return adalah imbalan yang diharapkan akan diperoleh investor di masa mendatang, sehingga sifat dari expected return adalah belum terjadi atau berdasarkan hasil estimasi semata.

Baca juga: Mengukur Return on Digital Investment

Sementara itu, required return adalah Imbalan yang didapatkan secara historis yang merupakan tingkat return minimal yang dikehendaki oleh investor atas preferensi subyektif investor terhadap risiko.

Metrik return juga berkaitan erat dengan risiko. Risiko bisa diartikan sebagai perbedaan antara return aktual yang diterima dengan return yang diharapkan seseorang. Jika semakin besar perbedaan di antara kedua nilai tersebut, berarti semakin besar risiko dari investasi tersebut.

Hubungan antara return dan risiko juga bisa dijelaskan dalam prinsip investasi ‘High Risk High Return’, di mana semakin tinggi risiko dari sebuah aset, maka semakin tinggi juga kemungkinan keuntungan yang akan diterima oleh investor.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com