Menu
Sign in
@ Contact
Search
Domino's akan meluncurkan 800 kendaraan listrik (EV) Chevy Bolt 2023 bermerek khusus di seluruh Amerika Serikat dalam beberapa bulan mendatang. (Sumber: Domino's)

Domino's akan meluncurkan 800 kendaraan listrik (EV) Chevy Bolt 2023 bermerek khusus di seluruh Amerika Serikat dalam beberapa bulan mendatang. (Sumber: Domino's)

Analis Teratas Wall Street Pilih Saham-Saham Ini untuk 2023

Selasa, 20 Des 2022 | 13:52 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

NEW YORK, investor.id – Terlepas dari tanda-tanda yang menggembirakan bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) membaik, ketakutan yang masih ada akan resesi yang terjadi pada 2023 belum hilang dari pasar. Di tengah ketidakpastian ini, prospek jangka panjang akan membantu investor memutuskan jalan terbaik untuk membangun portofolio.

Untuk membantu prosesnya, berikut adalah lima saham yang dipilih oleh analis top Wall Street, menurut TipRanks, sebuah layanan yang memeringkat analis berdasarkan rekam jejak mereka.

Dentsply Sirona

Dalam beberapa tahun terakhir termasuk tahun ini, DENTSPLY SIRONA (XRAY) yakni produsen produk dan teknologi kedokteran gigi profesional, telah dikelola oleh serangkaian tim. Perusahaan menghasilkan pelaksanaan operasional yang kurang optimal. Ini memiliki andil yang kuat dalam depresiasi nilai saham yang signifikan tahun ini, sejauh ini.

Advertisement

Baca juga: SE Perayaan Natal 2022 Diterbitkan, Berikut Beberapa Aspek Perhatian

Meskipun demikian, analis Barrington Research Michael Petusky tetap optimis pada DENTSPLY. “Meskipun 2022 telah menjadi bencana cukup baik secara operasional maupun bagi pemegang saham, menurut pandangan kami beberapa item cenderung lebih menguntungkan (atau setidaknya tidak terlalu buruk) di FY/ 23 (dan seterusnya) daripada di FY/ 22 termasuk hambatan valuta asing, tantangan rantai pasokan, Tiongkok, dan perbandingan top line (yang akan jauh lebih mudah di FY/ 23 daripada di FY/ 22),” kata analis, Selasa (20//12).

Berdasarkan pengamatannya, analis mengulangi peringkat Beli pada saham XRAY dengan target harga US$ 40.

Oracle

Berikutnya dalam daftar kami adalah raksasa IT Oracle (ORCL), yang melaporkan hasil yang kuat untuk kuartal kedua tahun fiskal 2023 minggu lalu. Eksekusi solid yang diperlihatkan perusahaan dengan latar belakang ekonomi yang sulit terutama untuk sektor teknologi, berhasil membuat beberapa analis Wall Street terkesan. Di antara bulls Oracle adalah analis Monness Crespi Hardt Brian White, yang menegaskan peringkat Beli dan target harga US$ 113.

Domino’s Pizza

Menurut analis BTIG Peter Saleh, pemilik jaringan pizza dan operator Domino's Pizza (DPZ) adalah peraih pangsa pasar sekuler dalam kategori pizza karena keunggulan kompetitif yang signifikan yang telah dibangunnya pada pemesanan digital, pemasaran nasional, dan nilai. Analis berpikir bahwa upaya ini telah sangat meningkatkan penjualan ritel dan pangsa pasar dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, Saleh melihat harga yang lebih tinggi untuk penawaran carryout Domino senilai US$ 7,99 tahun depan. Ini akan membantu perusahaan merebut kembali selisih US$ 2,00 vs. Mix and Match (dan memperluas margin waralaba), kata Saleh.

Saleh, yang sebelumnya berhati-hati dengan Domino, meningkatkan sahamnya menjadi Beli dari Tahan, dengan target harga US$ 460.

Lululemon

Peritel pakaian atletik Kanada Lululemon (LULU) masih belum pulih dari aksi jual, menyusul panduan yang lemah untuk kuartal liburan. Persaingan yang semakin ketat meningkat dan pasar akhir yang melemah membuat investor gelisah tentang saham tersebut.

Meskipun demikian, analis Guggenheim Robert Drbul mempertahankan sikap bullish dengan peringkat Beli dan target harga US$ 475.

Baca juga: Tak Hanya IHSG, Bursa Regional Asia Juga Melemah, Ada Apa?

“Kami tetap mendapat peringkat BELI karena kami yakin LULU akan mendapat manfaat dari penarik sekuler yang menguntungkan (kesehatan, kebugaran, kasualisasi, dan kebugaran, termasuk di rumah). Kami juga mendukung musim terbatas perusahaan dalam penawaran produknya, hampir tidak ada paparan grosir, dan bisnis e-niaga yang kuat (semua mengurangi risiko inventaris),” jelas analis.

Nike

Pembuat alas kaki, pakaian, aksesori, dan perlengkapan atletik Nike (NKE) tetap menjadi Ide Terbaik untuk 2023, menurut Robert Drbul. Perusahaan telah memanfaatkan kekuatan tak terduga dalam belanja konsumen bahkan di tengah masalah rantai pasokan, inflasi, dan kekhawatiran permintaan.

Analis yakin bahwa dalam jangka panjang, merek Nike akan mempertahankan pangsa pasarnya yang dominan. Pasarnya diharapkan tumbuh secara signifikan dengan perluasan segmen digital, arus inovasi produk baru, dan investasi dalam upaya mendorong pertumbuhan sementara pesaing mengadopsi tindakan penghematan biaya.

Analis mengulangi peringkat Beli pada saham NKE dengan target harga US$ 135.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com