Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang mengunjung memotret layar pergerakan saham di galeri BEI, Jakarta.  Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Seorang mengunjung memotret layar pergerakan saham di galeri BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Cermati CPIN, MAIN, KLBF, MYOR, BBTN, BNGA, TBIG, INCO, AKRA

Ely Rahmawati, Jumat, 5 Juli 2019 | 07:59 WIB

Reliance Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG pada perdagangan hari ini masih akan bergerak tertahan dengan kecenderungan mengalami tekanan bearish dengan support resistance 6.320-6.400. Saham-saham yang masih dapat dicermati yakni; CPIN, MAIN, KLBF, MYOR, BBTN, BNGA, TBIG, INCO, AKRA.

Pergerakan IHSG secara teknikal masih bergerak terkonsolidasi menguji resistance bearish trend setelah keluar dari moving average 5 hari. Indikator Stochastic terkonfirmasi deadcross pada area overbought dengan RSI yang cenderung bearish keluar pada area overbought.

IHSG (+0.21%) ditutup menguat 13.34 poin kelevel 6375.97 dengan penguatan saham-saham sektor Infrastruktur (+0.87%), Pertambangan (+0.78%) dan Property (+0.69%) naik cukup optimis. Reboundnya harga tambang dan lanjutan trend positif pada harga batubara NC menjadi faktor utama penguatan saham-saham pertambangan. Pendapatan Negara meningkat 16.6% didorong oleh peningkatan penerimaan pajak penghasilan (PPh) non-migas dan migas. Di mana PPh non-migas naik disebabkan pemuliah beberapa sektor ekonomi seperti industri pertambangan, perdagangan dan jasa keuangan.

Menkeu menyatakan perekonomian Indonesia tumbuh 5.17% ditahun 2018 yang merupakan pertumbuhan tertinggi selama empat tahun terakhir memberikan sedikit efek optimisme investor domestik. Rupiah (-0.11%) bergerak melemah terhadap dolar AS kelevel Rp14.135 per dolar AS. Investor asing pun tercatat net sell Rp 80.75 miliar.

Benua Eropa perdagangan ekuitas cenderung sepi tidak bervolume. Indeks Eurostoxx (+0.00%), FTSE (+0.12%) dan DAX (+0.10%) bergerak pada zona equilibrium. Produsen mobil mendorong penguatan sedangkan Perusahaan Ulilitas menekan pergerakan. Euro tetap dalam tren naik di tengah data pekerjaan AS yang lemah dan serangan Trump yang baru mengenai tuduhan manipulasi mata uang.

Sentimen selanjutnya akan cenderung sepi pada akhir pekan. Pasar ekuitas A.S. tutup Kamis untuk liburan Hari Kemerdekaan. Laporan pekerjaan A.S. akan jatuh tempo pada hari Jumat dan diproyeksikan untuk menunjukkan non-farm payrolls naik 160.000 di bulan Juni, rebound dari 75.000 di bulan sebelumnya sedikit akan memberikan dorongan pada the fed dalam kebijakan pemangkasan suku bunga.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA