Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
IHSG. Foto ilustrasai: DAVID

IHSG. Foto ilustrasai: DAVID

Cermati CPIN, MAIN, SMGR, HMSP, UNVR, TOWR, PTBA, MAPI, ESSA

Ely Rahmawati, Jumat, 31 Mei 2019 | 11:19 WIB

Sekuritas memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) cenderung terkonsolidasi menjelang libur panjang pekan depan. Pergerakan indeks ditargetkan berada dalam level 6.065-6.156.

Peluang pergerakan tersebut didasarkan hasil analisa teknikal, yaitu IHSG kembali menguji MA20 dan sebagai konfirmasi pengujian MA200 hingga menutup gap.

Indikator Stochastic dan RSI juga memberikan signal pergerakan indeks akan terkonsolidasi di sisa perdagangan menjelang libur Lebaran.

Pergerakan indeks juga dipengaruhi minimnya sentimen di akhir bulan, sehingga investor akan cenderung bersikap hati-hati dalam mengambil keputusan. Hal ini salah satu guna mempererat iklim investasi dan perdagangan dari kedua belah pihak. Beberapa saham yang layak untuk dicermati adalah CPIN, MAIN, SMGR, HMSP, UNVR, TOWR, PTBA, MAPI, ESSA.

Pada Rabu (29/5), IHSG menguat hingga 70,96 poin atau 1,18% menjadi 6.104,11. Penguatan indeks ditopang kenaikan saham sektor infrastruktur sekitar 2,21% setelah sebelumnya menjadi penekan IHSG. Penguatan indeks bertolak belakang dengan pergerakan rupiah yang mengalami pelemahan cukup dalam 0,40% menuju Rp 14.410.

Meskipun demikian investor asing tercatat pembelian bersih saham hingga Rp 331,83 miliar. Pergerakan indeks menjelang akhir perdagangan pada bulan Ramadhan serta menyambut libur panjang juga cenderung dengan volume rendah, namun masih bergerak optimis dengan lanjutan penguatan saham-saham yang telah menguat lebih dulu akibat sentiment dividen pay-out yang mulai terlihat dari beberapa emiten. Indonesia sepakat usung reformasi WTO di G20 dengan Jepang pada Multilateral trading System.

Ekuitas Asia ditutup melemah cukup dalam pada perdagangan hari ini. Indeks Nikkei (-1.21%), TOPIX (-0.94%), Hangseng (-0.57%) dan Shanghai (-0.23%) turun dipimpin oleh ekuitas di Jepang. Karena investor kehilangan kepercayaan investasi pada aset beresikonya setelah yield obligasi bergerak inverted seiring naiknya harga-harga obligasi 10 tahunan.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA