Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indeks harga saham gabungan (IHSG). Foto ilustrasi: IST

Indeks harga saham gabungan (IHSG). Foto ilustrasi: IST

Cermati LSIP, WTON, CTRA, SMRA, ERAA, dan AKRA

Senin, 6 Mei 2019 | 08:04 WIB

Reliance Sekuritas Indonesia menyatakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang menguat dengan rentang pergerakan 6.260-6.390. menguji kembali level resistance MA5 dikisaran 6.390 pada awal pekan. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya LSIP, WTON, CTRA, SMRA, ERAA, AKRA.

Secara teknikal pergerakan IHSG kembali melemah dan kali ini menyentuh FR38.2% tepat pada level support 6.260. Indikator Stochastic bergerak negatif dengan RSI yang menukik tajam. Pergerakan IHSG sendiri terlihat rebound setelah mampu menyentuh level support FR38.2%

IHSG (-0.86%) ditutup melemah 54.96 poin ke level 6319.46 dengan sektor industri dasar (-2.22%) dan Pertambangan (-1.28%) memimpin pelemahan. Saham-saham semen terpukul cukup dalam dengan SMGR (-5.04%) dan INTP (-4.02%) seiring adanya penurunan proyeksi penjualan semen nasional tahun ini seiring kinerja keuangan di kuartal pertama tahun ini tidak cukup baik.

Kuartal pertama tahun ini SMGR mengalami penurunan laba bersih sebesar 34.9% karena beban keuangan atau hutang meningkat sebesar 210% dari Q1 tahun lalu. Aksi jual investor diawal bulan Mei ini masih menjadi bayangan hitam. Investor asing pun tercatat net sell Rp 967.61 miliar. Rupiah bergerak melemah 0.10% kelevel Rp 14.266 per dolar AS.

Bursa saham Asia masih cenderung sepi karena pasar jepang dan di Tiongkok ditutup libur. Indeks Hangseng (+0.46%) dan KOSPI (-0.74%) bervariasi menjadi katalis. Investor berhati-hati dan beralih pada aset beresiko rendah menjelang pengumuman data pekerja di AS dan Aksi the Fed yang mempertahankan suku bunga.

Laporan kinerja HSBC di hongkong berhasil mengangkan indeks Hangseng berada di area hijau disaat mayoritas bursa Asia yang dibuka perdagangannya memerah. Bursa Eropa dibuka lebih optimis dari Asia. Indeks Eurostoxx (+0.52%), FTSE (+0.72%) dan DAX (+0.40%) seiring adanya titik terang pada pendapatan perusahaan menjelang data pengangguran di AS.

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN