Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung berada di galeri saham gedung BEI, Jakarta, belum lama ini. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih terkonsolidasi usai Pemilu 2019 yang digelar pada Rabu (17/4/2019). Penguatan IHSG mendapat sentimen positif dari posisi neraca perdagangan Maret 2019, yang surplus sebesar US$540 juta. Hal itu pun berperan sebagai penahan dari aksi jual yang dilakukan investor dalam rangka wait and see menjelang Pemilu 2019. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Pengunjung berada di galeri saham gedung BEI, Jakarta, belum lama ini. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih terkonsolidasi usai Pemilu 2019 yang digelar pada Rabu (17/4/2019). Penguatan IHSG mendapat sentimen positif dari posisi neraca perdagangan Maret 2019, yang surplus sebesar US$540 juta. Hal itu pun berperan sebagai penahan dari aksi jual yang dilakukan investor dalam rangka wait and see menjelang Pemilu 2019. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Cermati SIMP, LSIP, CPIN, JPFA, INTP, ICBP, PTBA, HRUM, WIKA, ESSA

Kamis, 18 April 2019 | 09:33 WIB

Reliance Sekuritas Indonesia memrediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini bergerak terkonsolidasi mencoba tutup diatas level psikologis dengan support resistance 6.467-6.522. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya SIMP, LSIP, CPIN, JPFA, INTP, ICBP, PTBA, HRUM, WIKA, ESSA.

Pergerakan IHSG break resistance MA50 dan kembali mencoba bertahan pada level psikologis 6.500 secara teknikal.

Indikator mengarah swing berbalik menguat pada middle oscillator dengan potensi mengapai level 6500 pada perdagangan selanjutnya. Meskipun demikian Trend pergerakan masih bearish trend dengan indikasi melemah jangka menengah sebelum IHSG berhasil kuat diatas 6.500.

IHSG (+0.72%) menguat 46.39 poin kelevel 6481.54 dengan sektor Property (+2.48%) dan Aneka Industri (+1.66%) yang menjadi penopang penguatan hingga akhir sesi. Penguatan IHSG masih mengalami sedikit uforia posisi surplusnya neraca perdagangan yang mampu menahan tekanan aksi jual investor akibat wait and see menjelang pesta demokrasi yang akan diselengarakan 17 April 2019 ini.

Elektabilitas saat ini masih besar pada pertahana dari pada penantang namun Investor tetap bersikap wait and see yang artinya investor bersiap terhadap swing voter yang mungkin saja terjadi seperti halnya pada pemilu di AS.

Pergantian periode ataupun pemimpin akan berpengaruh signifikan terhadap kebijakan kedepan. Rupiah melemah 0.16% kelevel Rp14.085 per dolar As seiring aksi jual investor asing yang kembali cukup besar, tercatat net sell Rp 559.78 miliar.

Mayoritas bursa saham Asia menguat. Penguatan dipimpin oleh indeks saham Shanghai (+2.77%) dan HangSeng (+0.98%) yang naik lebih dari sepersen. Harga indeks rumah di Tiongkok naik diatas ekspektasi sebesar 10.6% dari 10.4% diperiode sebelumnya seakan memberikan awal angin positif menjelang rilis laporan GDP dan penjualan ritel di Tiongkok besok.

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN