Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Matahari Department Store.

Matahari Department Store.

Monitor Saham WSBP, JPFA, BNLI, TINS, MEDC, dan LPPF

Ely Rahmawati, Jumat, 22 Maret 2019 | 08:25 WIB

Reliance Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini bergerak cenderung melemah dengan support-resistance 6.450-6.520. Saham-saham yang masih dapat dimonitor diantaranya WSBP, JPFA, BNLI, TINS, MEDC, LPPF.

Secara teknikal IHSG berhasil bertahan diatas level psikologis 6.500. Namun indikator Stochastic dead-cross dan RSI bergerak pada momentum bearish membuat pergerakan IHSG masih berpotensi menguji support Moving Average 50 hari.

Trend pergerakan IHSG cukup negatif jika tidak mampu break out atau kuat diatas level 6.500. IHSG kemarin (+0.29%) menguat 19.07 poin bertahan dilevel psikologis kelevel 6501.78 dengan sektor Industri Dasar (+2.45%) dan Property (+1.31%) menjadi leader penguatan. INTP (+6.79%) menjadi pendorong penguatan IHSG secara kontribusi di buntuti CPIN (+3.63%) dan SMGR (+5.18%).

Laba INTP diperkirakan rebound tahun ini setelah mengalami penurunan laba sebesar 38.5% pada tahun 2018 karena naiknya biaya operasional. Permintaan semen Indonesia diperkirakan tumbuh seiring pertumbuhan konsumsi semen yang diekspektasikan sebesar 4% di tahun 2019 didorong oleh proyek infrastruktur.

Para produsen semen melihat rupiah yang lebih kuat dan harga batubara yang relatif rendah akan membantu mengurangi biaya produksi semen hingga semester pertama tahun ini. Investor asing tercatat net sell pada perdagangan hari kamis sebesar Rp 89,75 miliar meskipun menguat 0.34% kelevel Rp 14.140 per dolar AS. (*)

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN