Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan memperhatikan layar pergerakan saham di galeri sekuritas, Jakarta. Foto: Investor Daily/David Gita Rosa

Karyawan memperhatikan layar pergerakan saham di galeri sekuritas, Jakarta. Foto: Investor Daily/David Gita Rosa

Saham Menarik Secara Teknikal: MAIN, ICBP, HOKI, PGAS, WSKT, MNCN, ERAA, MCAS

Ely Rahmawati, Jumat, 1 November 2019 | 07:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG masih akan bergerak tertekan menguji support moving average 50 hari pada support resistance 6.171-6.250. Saham-saham yang masih cukup menarik secara teknikal diantaranya; MAIN, ICBP, HOKI, PGAS, WSKT, MNCN, ERAA, MCAS.

IHSG secara teknikal bergerak break out level support MA5 dan bergerak menguji support MA50 yang berada dikisaran 6215.

Indikator stochastic bearish dan momentum indikator RSI menjenuh pada area overbought. Histogram MACD mendekati area negatif dengan MACD line yang mulai menjenuh mendekati signal line. IHSG (-1.07%) ditutup turun sepersen 67.43 poin kelevel 6228.32 dengan sektor pertambangan (-3.62%) dan Infrastruktur (-3.30%) terkoreksi signifikan menjadi kontributor pelemahan IHSG.

Ditundanya penyesuaian harga Gas untuk sementara menghantam harga saham PGAS (-13.52%) hingga belasan persen. Investor asing menjadikan kabar tersebut sebagai alasan melakukan aksi profit taking setelah mengalami penguatan signifikan sejak awal bulan.

Saham-saham sektor tambang pun tak kalah bearish setelah Laba beberapa perusahaan tambang rilis dibawah ekspektasi memberikan kekhawatiran terhadap laporan keuangan perusahaan sejenis lain terlepas dari harga komoditas tambang yang sedang terkoreksi. Investor asing tercatat melakukan aksi jual Rp 599,62 miliar.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA