Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi investasi bodong

Ilustrasi investasi bodong

Tips Mendeksi Dini Investasi Ilegal

Jumat, 19 Februari 2021 | 08:19 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Animo masyarakat untuk berinvestasi makin tinggi, terlihat dari peningkatan pesat jumlah investor ritel di pasar modal.

Namun ada saja pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan kondisi ini untuk mengeruk keuntungan, dengan menjebak mereka yang umumnya pemula ini masuk ke investasi bodong atau tipu-tipu.   

Mencermati kondisi ini, PT Bahana TCW Investment Management menghimbau agar para investor dapat mendeteksi ajakan investasi ilegal yang bisa merugikan mereka sedini mungkin.

Salah satunya adalah berhati-hati dengan tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan investasi yang pasti dan teratur (harian/mingguan/bulanan) dalam berinvestasi. Sebab, perusahaan aset manajemen yang baik dan benar tidak pernah menjanjikan return pasti, namun lebih menunjukkan potensi keuntungan yang dapat diperoleh investor dengan melihat historis pergerakan pasar dan performa produk reksa dana.

Kedua, selalu cek dan melakukan verifikasi akan identitas perusahaan tersebut. Apakah perusahaan tersebut sudah terdaftar dan juga diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan?

Ketiga, sebelum menentukan investasi, sebaiknya melihat produk investasi yang dibeli, bisa melalui lembar fakta pendanaan (fund fact sheet), atau jika perlu berdiskusi dengan agen pemasaran atau layanan nasabah (customer service) mengenai produk tersebut untuk menghindari pembelian ‘kucing dalam karung’.

“Bahana TCW juga menyatakan bahwa perusahaan tidak pernah membuat WhatsApp group dan Telegram group untuk mengajak serta memfasilitasi nasabah untuk berinvestasi,” tulis keterangan resmi Bahana TCW yang diterima redaksi, Kamis (18/2/2021).

Adapun Bahana TCW merupakan anak usaha dari holding BUMN Asuransi dan Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG).

Disampaikan, nasabah dapat melakukan transaksi melalui BahanaLink. Selain itu, nasabah juga bisa melakukan transaksi dengan agen distributor seperti bank, sekuritas, dan perusahaan fintek yang terdaftar dan diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN