Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Warren Buffett, investor asal Amerika Serikat (AS) sekaligus Chairman & CEO Berkshire Hathaway. ( Foto: AFP/File / Johannes EISELE )

Warren Buffett, investor asal Amerika Serikat (AS) sekaligus Chairman & CEO Berkshire Hathaway. ( Foto: AFP/File / Johannes EISELE )

Berkshire Lanjutkan Program Beli Kembali Saham

Senin, 3 Mei 2021 | 06:18 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

LOS ANGELES, investor.id – Laba operasional Berkshire Hathaway bangkit setelah pulih dari dampak pandemi Covid-19. Chairman Warren Buffett tetap agresif membeli kembali saham perusahaan di sepanjang kuartal pertama 2021, walaupun lajunya dilaporkan melambat.

Seperti dilaporkan CNBC akhir pekan lalu, laba operasional Berkshire mencapai US$ 7,018 miliar pada kuartal I 2021. Berarti naik 20% dibandingkan US$ 5,871 miliar pada periode tahun sebelumnya.

Industri-industri yang sahamnya dimiliki oleh Berkshire sudah menunjukkan tanda-tanda pemulihan, seiring aktifnya lagi kegiatan perekonomian. Industri tersebut mencakup asuransi, transportasi, pekerjaan umum, ritel, dan manufaktur.

Sepanjang triwulan pertama 2021, Berkshire membeli kembali saham senilai US$ 6,6 miliar. Setelah tahun lalu mencatatkan rekor pembelian kembali saham senilai US$ 24,7 miliar. Pada kuartal terakhir 2020, konglomerasi ini juga mencatatkan rekor pembelian kembali saham senilai US$ 9 miliar.

Sepanjang kuartal terakhir, dana kas Berkshire naik sekitar 5% menjadi lebih dari US$ 145,4 miliar. Sedikit di bawah rekor tertinggi yang tercatat pada akhir kuartal III tahun lalu.

Pada saat pasar merger dan akuisisi semakin kompetitif dan kapitalisasi semakin tinggi, Buffett dilaporkan lebih banyak menonton. Pada RUPS perseroan tahun lalu, Buffett mengatakan belum ada yang menarik untuk diakusisi lagi.

Laporan keuangan Berkshire itu menunnjukkan bahwa investasi saham perusahaan naik tajam. Yakni mencapai US$ 4,69 miliar pada kuartal I 2021. Tapi, Buffett mengatakan kepada para pemegang saham Berkshire untuk tidak fokus pada fluktuasi untung rugi kuartalan.

“Jumlah keuntungan atau kerugian investasi dalam kuartal mana pun biasanya tidak berarti apa-apa dan menunjukkan angka-angka laba bersih per saham yang dapat sangat mengelabui para investor yang tidak memiliki atau minim pengetahuan aturan akunting,” kata Berkshire dalam pernyataannya.

Karena program pembelian kembali saham dan pemulihan yang ditunjukkan industri-industri tersebut, saham B Berkshire reli lebih dari 18% pada 2021 dan mencapai rekor tertinggi.

Secara keseluruhan, Berkshire mencatatkan laba bersih US$ 11,71 miliar atau US$ 7,638 per saham kelas A pada kuartal I 2021. Tahun lalu, Berkshire membukukan rugi bersih US$ 49,75 miliar atau US$ 30,653 per saham kelas A karena banyak harga saham yang dimilikinya anjlok akibat pandemi Covid-19.

Menurut data Refinitiv, total pendapatan Berkshire pada kuartal I 2021 mencapai US$ 64,6 miliar atau lebih tinggi dari estimasi Wall Street yang sebesar US$ 63,66 miliar.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN