Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Putih USA

Gedung Putih USA

Ekonomi Berpotensi Resesi, Dukungan terhadap Trump Anjlok

Iwan Subarkah Nurdiawan, Rabu, 11 September 2019 | 09:03 WIB

WASHINGTON, investor.id – Tingkat dukungan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari rakyatnya anjlok karena publik semakin mengkhawatirkan prospek resesi ekonomi. Hal ini terungkap dari hasil jajak pendapat Washington Post/ABC yang dirilis Selasa (10/9).

Kondisi kesehatan ekonomi AS menjadi salah satu tema kampanya utama Trump untuk terpilih lagi masa jabatan kedua pada pemilihan presiden (pilpres) 2020. Trump dan para pembantunya dalam setiap kesempatan berusaha keras menunjukkan bahwa kinerja ekonomi AS selama pemerintahannya sangat baik.

Namun hasil jajak pendapat tersebut menunjukkan bahwa tingkat dukungan terhadap Trump pada Agustus 2019 turun menjadi 38%. Dibandingkan level tertinggi selama kepresidenannya, yakni 44% yang tercapai pada Juli 2019.

Sekitar 56% responden menilai kondisi perekonomian negara sangat bagus atau bagus. Tapi, jumlah yang memberikan penilaian seperti itu turun tajam dibandingkan setahun lalu yang mencapai 65%.

Lebih dari itu, enam dari sepuluh rakyat AS berpendapat resesi besar kemungkinan atau ada kemungkinan terjadi pada tahun depan.

Sementara penilaian mereka terhadap cara Trump menangani perundingan dagang dengan Tiongkok sangat buruk. Hanya 35% yang menyetujuinya. Sedangkan 56% tidak suka.

Temuan lain hasil survei itu juga disebutkan bakal mencemaskan Gedung Putih. Karena 43% responden menyatakan kebijakan-kebijakan ekonomi dan perdagangan AS telah meningkatkan peluang terjadinya resessi pada tahun depan. Sangat tinggi dibandingkan 16% yang berpikir sebaliknya.

Selain itu, 60% responden mengaku khawatir bahwa perang dagang dengan Tiongkok akan menaikkan harga-harga kebutuhan sehari-hari. Pemerintahan Trump belakangan berusaha menepis kekhawatiran-kekhawatiran tersebut.

“Saya sama sekali tidak melihat (akan ada) resesi,” kata Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, Senin (9/9), kepada Fox Business.

Ia berkukuh bahwa perang dagang dengan Tiongkok maupun Eropa tidak berdampak terhadap perekonomian AS.

Survei tersebut dilakukan pada 2-5 September 2019 dengan jumlah responden 1.003 orang dewasa. (afp/sn)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN