Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perlindungan terhadap virus korona. Foto ilustrasi: Investor Daily/IST

Perlindungan terhadap virus korona. Foto ilustrasi: Investor Daily/IST

Kasus Covid-19 di AS Lampaui Tiongkok dan Italia

Gora Kunjana, Jumat, 27 Maret 2020 | 07:09 WIB

JAKARTA, investor.id - Amerika Serikat sekarang memiliki lebih banyak kasus coronavirus atau covid-19 yang dikonfirmasi daripada Italia dan Tiongkok, menjadikannya negara dengan wabah terbesar di dunia.

Total jumlah kasus di AS mencapai 82.404 Kamis malam, melampaui 81.782 kasus Tiongkok dan Italia 80.589, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.

Virus korona muncul pertama kali di Wuhan, Hubei, Tiongkok, pada bulan Desember 2019. Sejak itu menyebar ke lebih dari setengah juta orang di hampir setiap negara di dunia dan terus menambah kecepatan, demikian peringatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) awal pekan ini.

"Pandemi ini semakin cepat," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada hari Senin di konferensi pers dari kantor pusat organisasi Jenewa.

“Butuh 67 hari dari kasus yang dilaporkan pertama untuk mencapai 100.000 kasus, 11 hari untuk 100.000 kasus kedua, dan hanya empat hari untuk 100.000 kasus ketiga,” jelas Tedros.

Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus saat menggelar konferensi pers mengenai evolusi epidemi Virus Korona baru di Jenewa, Swiss, pada 29 Januari 2020. ( Foto: FABRICE COFFRINI / AFP )
Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus saat menggelar konferensi pers mengenai evolusi epidemi Virus Korona baru di Jenewa, Swiss, pada 29 Januari 2020. ( Foto: FABRICE COFFRINI / AFP )

Kasus AS yang dikonfirmasi melewati 5.000 minggu lalu. Pada awal bulan, ada sekitar 100 kasus yang dikonfirmasi di AS.

Para pejabat telah mengakui, jumlah kasus yang dikonfirmasi kemungkinan lebih rendah daripada jumlah sebenarnya dari infeksi di seluruh negeri.

Pengujian di AS. telah terhambat oleh penundaan dan kriteria diagnostik terbatas untuk menentukan siapa yang dapat dites.

Dengan 37.258 kasus yang dikonfirmasi pada Kamis pagi, negara bagian New York menyumbang hampir setengah dari semua kasus di AS, menurut Gubernur Andrew Cuomo.

Dia memperingatkan bahwa pertumbuhan cepat dari kasus-kasus yang dikonfirmasi sebagian disebabkan oleh “simpanan” infeksi yang belum pernah dikonfirmasi karena kurangnya pengujian.

Persebaran wabah korona atau covid-19 di AS. Sumber: CNBC
Persebaran wabah korona atau covid-19 di AS. Sumber: CNBC

Wabah besar di hot spot seperti New York mengancam akan membanjiri sistem rumah sakit setempat, yang memiliki jumlah tempat tidur, staf, dan peralatan yang terbatas, terutama ventilator, perangkat yang berpotensi menyelamatkan jiwa.

Kota-kota dan negara-negara di seluruh negeri telah meluncurkan langkah-langkah ketat untuk menahan penyebaran virus korona.

Sekitar 20 negara bagian telah mengeluarkan peringatan atau nasihat tinggal di rumah dan telah menutup bisnis yang tidak penting.

Tujuh negara bagian dan Washington DC, telah menutup bisnis yang tidak penting. Beberapa kota atau kabupaten di Florida, Texas, dan Pennsylvania telah mengeluarkan perintah tinggal di rumah sendiri tanpa adanya kewajiban di seluruh negara bagian.

Sumber : CNBC

BAGIKAN