Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Grup tari kebanggaan KJRI, yakni  KJRI Troupee dan Chicago Balinese Gamelan saat berfoto bersama di Global Beats Stage. ( Foto: Istimewa / KJRI Chicago )

Grup tari kebanggaan KJRI, yakni KJRI Troupee dan Chicago Balinese Gamelan saat berfoto bersama di Global Beats Stage. ( Foto: Istimewa / KJRI Chicago )

KJRI Chicago Pasarkan Daya Tarik Indonesia ke- 200 Ribu Pelancong di AS

Happy Amanda Amalia, Selasa, 11 Februari 2020 | 12:50 WIB

CHICAGO, investor.id Indonesia kembali tampil memukau di pameran pariwisata terbesar di Midwest, Amerika Serikat (AS), yaitu “Chicago Travel Adventure Show” (CTAS) 2020. CTAS 2020 yang berlangsung di Donald E. Stephens Convention Center, Chicago, dihadiri sekitar 200 ribu pengunjung selama pelaksanaan dua hari pameran pada 8-9 Februari 2020.

Enam agen perjalanan Indonesia, yaitu Balidia Indonesia Travel, ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies), Marintur Indonesia, Tauzia Hotel, Taman Nauli, dan Voyage2Paradise turut berpartisipasi dalam booth Indonesia dengan menawarkan paket-paket wisata spesial untuk para pelancong AS.

Tak ketinggalan, Bali Makasih Island Imports dengan kerajinan tangan kayu dan perak asal Bali serta Padi House & Grill Restaurant yang memanjakan lidah pengunjung dengan lezatnya kuliner khas Indonesia seperti rendang, gudeg, opor, urap, nasi uduk, gulai ayam, dan nasi kuning.

“Indonesia tampil memukau pada pameran ini. Bali Makasih berhasil menjual kerajinan tangan Indonesia on the spot senilai lebih dari US$ 1750 dan terdapat setidaknya ada 20 grup wisatawan setempat yang telah mendaftar untuk perjalanan ke berbagai tujuan wisata di Indonesia. Saya mengharapkan dengan partisipasi pada pameran Chicago Travel Adventure Show tahun ini, masyarakat setempat dapat lebih mengenal Indonesia,” kata Konsul Jenderal RI di Chicago, Meri Binsar Simorangkir, seperti dilansir dari situs laman Kementerian Luar Negeri RI

Konjen Simorangkir juga menyampaikan bahwa partisipasi KJRI Chicago pada CTAS 2020 merupakan strategi untuk mempromosikan destinasi Indonesia ke- 200 ribu pelancong, agen-agen perjalanan, dan tour operator dengan 300 peserta pameran dari berbagai belahan dunia yang hadir mengikuti CTAS setiap tahunnya.

Menurut Konjen Simorangkir, pasar Amerika merupakan 10 pasar utama pariwisata Indonesia yang menunjukkan potensinya di tahun 2018 dengan peningkatan wisatawan mancanegara sejumlah 5,84% dari tahun 2017.

“Wisatawan asal Amerika Serikat yang berkunjung ke Indonesia pada periode Januari hingga Desember 2018 berjumlah 568.398 orang. Sepanjang 2020, KJRI Chicago berupaya untuk meningkatkan masuknya wisatawan Amerika ke Indonesia dalam rangka mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan asing ke Indonesia sebanyak 17 juta wisatawan pada tahun 2020,” tutur dia.

Dalam acara tahunan bertaraf internasional ini, KJRI menampilkan sejumlah tarian di Global Beats Stage dari grup tari kebanggaan KJRI yakni KJRI Troupee dan Chicago Balinese Gamelan.

KJRI Troupee menampilkan Tari Merak, Ronggeng, dan juga Tor-Tor, serta Chicago Balinese Gamelan yang para penampilnya mayoritas adalah warga AS menampilkan Baleganjur Angga Yowana, Tari Puspa Wresti, Tabuh Bintang Siang, Tari Sekar Taman, Tari Gopala, dan Tari Cendrawasih yang mendapatkan sambutan yang sangat meriah dari pengunjung yang memadati Global Beats Stage.

Untuk memastikan strategi pemasaran pariwisata Indonesia yang komprehensif, Konjen Simorangkir beserta tim dan para agen perjalanan Indonesia telah mengadakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo dan anggota ASTA (American Society of Travel Advisors) Midwest Chapter pada 7 Februari 2020, untuk menjajaki potensi kerja sama pariwisata antar agen perjalanan, serta tindak lanjut memorandum of understanding (MoU) antara ASTA dengan ASITA Indonesia yang telah ditandatangani pada 2019.

Dalam pertemuan tersebut, telah dibahas berbagai langkah kerjasama yang kongkrit, antara lain; rencana pelaksanaan Familiarisation Trip, peningkatan kapasitas travel agents melalui berbagai macam program pelatihan, serta forum bisnis pariwisata.

Sumber : PR

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA