Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pejalan kaki melintas di depan Bursa Efek New York (NYSE) di New York, AS. Foto: Spencer Platt / Getty Images / AFP

Pejalan kaki melintas di depan Bursa Efek New York (NYSE) di New York, AS. Foto: Spencer Platt / Getty Images / AFP

Reli Saham Teknologi Topang Nasdaq di Zona Hijau

Jumat, 18 Juni 2021 | 06:27 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Tiga indeks utama saham di bursa Wall Street ditutup bervariasi pada akhir sesi perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Reli saham teknologi berhasil menopang Nasdaq Composite bertahan di zona hijau, di tengah Dow dan S&P 500 terkoreksi.

Dow Jones Industrial Average turun 210 poin, atau 0,62%, menjadi 33.823,45. S&P 500 turun 0,04% menjadi 4.221,86. Nasdaq Composite naik 0,87% menjadi 14.161,35.

Blue-chip Dow telah kehilangan 1,9% minggu ini dan S&P 500 telah jatuh 0,6%. Nasdaq telah naik 0,65% pada minggu ini.

Harga komoditas menurun tajam karena China berupaya meredam kenaikan harga saat dolar AS menguat. Harga berjangka untuk tembaga, paladium dan platinum turun, sementara harga minyak AS jatuh lebih dari 1%.

Keputusan yang sangat diantisipasi dari Federal Reserve Rabu menyebabkan aksi jual di ekuitas. Bank sentral mengumumkan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, menaikkan ekspektasi inflasi 2021 menjadi 3,4% dan memajukan kenaikan suku bunga yang direncanakan.

"Investor mungkin menafsirkan kemiringan hawkish Fed pada hari Rabu sebagai tanda bahwa ekspansi ekonomi AS pascapandemi yang diperpanjang mungkin sedikit lebih sulit. Ini berpotensi memunculkan kebijakan moneter yang kurang akomodatif," kata Chris Hussey dari Goldman Sachs.

Pada hari Kamis, Departemen Tenaga Kerja melaporkan klaim pengangguran awal naik tak terduga minggu lalu, sebesar 412.000, meningkat 37.000 dari minggu sebelumnya dan lebih tinggi dari perkiraan 360.000.

Saham teknologi, yang umumnya berkinerja lebih baik ketika suku bunga rendah, kembali reli. Pembuat chip Nvidia Corp (NVDA.O) melonjak 5,5%, memimpin di antara raksasa teknologi setelah Jefferies menaikkan target harga sahamnya. Saham Apple Inc (AAPL.O), Microsoft Corp (MSFT.O), Amazon.com Inc (AMZN.O) dan Facebook Inc (FB.O) naik antara 0,3% dan 1,4% karena investor bertaruh bahwa rebound ekonomi yang stabil akan meningkatkan permintaan untuk produk mereka dalam jangka panjang.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN