Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Trump.

Trump.

Trump dan Demokrat Sepakati Rencana Infrastruktur US$ 2 Triliun

PYA, Kamis, 2 Mei 2019 | 07:46 WIB

WASHINGTON – Para pemimpin Partai Demokrat menyampaikan telah mencapai kesepakatan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (30/4) waktu setempat, guna menjalani rencana perbaikan infrastruktur bernilai US$ 2 triliun. Namun, untuk memutuskan bagaimana cara membayar proyek ambisius itu masih menjadi hambatan.

“Kami telah menyepakati angka yang sangat, sangat bagus, sebesar US$ 2 triliun untuk infrastruktur,” ujar Pemimpin Senat Minoritas Chuck Schumer.

Schumer, sebagai pihak yang kerap berselisih dengan presiden, mengatakan kemungkinan bersedia bekerja sama dalam mencapai tujuan bipartisan utama untuk meningkatkan jalan-jalan raya di negara, jembatan, bandara, jalur kereta api, jaringan energi, saluran air, dan akses internet broadband.

Sementara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi menambahkan, kendati anggota parlemen dan Trump telah sepakat melanjutkan proposal yang “besar dan berani” itu, tetapi Demokrat akan menanti dengan penuh harap rencana presiden tentang bagaimana cara membayarnya. Anggota parlemen, dijadwalkan bertemu lagi dengan presiden dalam tiga pekan lagi.

Di sisi lain, Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders menilai diskusi itu berlangsung “sangat baik dan produktif”. “Pertemuan bulan depan akan membahas proposal-proposal yang spesifik dan metode pembiayaan,” katanya.

Namun, bahkan, sebelum perundingan berakhir, salah seorang pejabat senior pemerintahan sudah meragukan prospek bahwa Demokrat dan presiden AS yang diusung Partai Republik akan mencapai kesepakatan. “Saya berharap pembicaraan berjalan baik hari ini. Tetapi jika tidak, hal itu tidak akan mengejutkan saya,” ujar penjabat Kepala Staf Gedung Putih Mick Mulvaney kepada Milken Institute Global Conference di Kalifornia. (afp)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN