Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Donald Trump.

Donald Trump.

Trump Tegaskan Kongres Tidak Dapat Memazulkannya

PYA, Rabu, 24 April 2019 | 07:23 WIB

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Senin (22/4) waktu setempat bahwa Kongres tidak dapat memakzulkan dirinya. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul temuan-temuan dari laporan Mueller tentang adanya capur tangan Rusia dalam pemilihan presiden (pilres) AS dan dugaan bahwa Trump berupaya menghambat penyelidikan.

Selain membantah keras tidak melakukan kesalahan, Trump juga menyangkal gambaran disfungsi dalam Gedung Putih di mana para pembantu yang tidak patuh disebut-sebut telah menyelamatkannya dari tindakan menghalangi keadilan dengan menolak melaksanakan instruksi.

Saat ditanya para wartawan di selasela acara Hari Raya Paskah di Gedung Putih, apakah prospek pemakzukan membuatnya khawatir? Trump pun menjawab: “Tidak sedikit pun.”

“Hanya kejahatan tingkat tinggi dan pelanggaran ringan yang dapat mengarah pada pemakzulan. Tidak ada kejahatan yang dilakukan oleh saya (Tidak ada kolusi, tidak menghalangi), jadi Anda tidak bisa memakzulkan,” kata Trump sebelumnya, dalam akun Twitter.

Di sisi lain, Partai Demokrat mempercayai laporan Mueller yang telah mengungkap kesalahan-kesalahan serius yang dilakukan presiden, tapi belum memutuskan soal langkah pemakzulan.

Laporan Mueller tersebut memberikan konfirmasi bahwa para operator Rusia telah berusaha mencampuri pilpres 2016 untuk membantu Trump mengalahkan Hillary Clinton, yang diusung Demokrat, dengan meretas akun surat elektronik (e-mail).

Hasil penyelidikan juga menemukan bahwa kampanye Trump diuntungkan dari dampak yang dialami Hillary, namun tidak disengaja menjangkau untuk berkolusi dengan Rusia. Disebutkan dalam laporan bahwa selama melakukan penyelidikan, Trump sudah berulang kali mencoba menghambat pekerjaan Mueller. Tetapi Mueller tidak memutuskan apakah Trump telah melakukan kejahatan yang menghalangi keadilan, dan dia secara efektif menyerahkan masalah tersebut kepada Kongres.

Sebaliknya, Trump memutar balik laporan Mueller sebagai upaya terbebas dari tuduhan. Dia sudah berulang kali mengatakan, penyelidikan itu merupakan pekerjaan politik yang dibaratkan sebagai pengkhianatan dan mata-mata.

Namun, Demokrat menyampaikan laporan dari Mueller telah menunjukkan secara rinci bahwa Trump tidak layak untuk menjabat, bahkan jika bukti tidak cukup untuk membuktikan kejahatan di pengadilan.

Apa pun kebenarannya, laporan Mueller telah menganggu reputasi taipan real estat melalui kisah-kisah soal manuver para pembantu dekatnya yang ingin menghentikan presiden melangkah terlalu jauh dalam upaya untuk memperlambat penyelidikan.

“Upaya-upaya presiden untuk memengaruhi sebagian besar penyelidikan tidak berhasil, tetapi itu terutama karena orang-orang yang mengelilingi presiden telah menolak untuk melaksanakan perintah atau menyetujui permintaannya,” tulis Mueller dalam laporannya.

Demokrat Menahan Diri

Sejauh ini, sebagian besar dari anggota Demokrat – yang menguasai majelis rendah – masih menahan diri untuk menyerukan proses pemakzulan yang akan sangat memecah belah menjelang pilpres 2020.

Namun, Kamala Harris – yang mencalonkan diri sebagai kandidat presiden untuk 2020 dari Demokrat – mengatakan selama pertemuan kepresidenan yang disiarkan CNN pada Senin malam waktu setempat, bahwa dirinya meyakini “Kongres harus mengambil langkah-langkah menuju pemakzulan.”

Pernyataan tersebut menjadikannya sebagai kandidat kedua yang melakukan setelah Senator Elizabeth Warren menyerukan proses pemakzulan, pada pekan lalu. (afp)

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN