Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tentara Brigade Teritorial Terpisah ke-126 Angkatan Bersenjata Ukraina mengambil bagian dalam latihan militer di wilayah Odessa pada 22 Juni 2022, di tengah serangan militer Rusia yang diluncurkan ke Ukraina. (FOTO: OLEKSANDR GIMANOV / AFP)

Tentara Brigade Teritorial Terpisah ke-126 Angkatan Bersenjata Ukraina mengambil bagian dalam latihan militer di wilayah Odessa pada 22 Juni 2022, di tengah serangan militer Rusia yang diluncurkan ke Ukraina. (FOTO: OLEKSANDR GIMANOV / AFP)

Update Perang di Ukraina: Keanggotaan Ukraina di UE hingga Pasokan Gas Jerman Makin Langka

Kamis, 23 Juni 2022 | 19:43 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

KYIV, investor.id – Presiden Dewan Eropa Charles Michel berharap para pemimpin blok menerima Ukraina sebagai anggota baru Uni Eropa (UE). Sementara itu, pemerintah Jerman mengambil langkah lebih dekat untuk menjatah pasokan gasnya menyusul pengurangan tajam dalam pengiriman dari Rusia, menyebabkan pasokan yang mulai langka.

Berikut adalah perkembangan terbaru dalam perang di Ukraina.

Hari Bersejarah untuk Pencalonan Ukraina di Uni Eropa

Michel mengatakan bahwa dirinya mengharapkan para pemimpin blok UE mengambil keputusan bersejarah, untuk menerima Ukraina yang dilanda perang dan negara tetangganya Moldova sebagai calon anggota UE.

Para pemimpin blok tersebut bertemu di Brussel, Belgia untuk membahas langkah tersebut. UE akan mengirimkan pesan dukungan yang kuat untuk Ukraina, empat bulan setelah perang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberitahu bangsanya untuk bersiap-siap untuk keputusan bersejarah.

Adapun mengamankan status kandidat merupakan langkah pertama menuju keanggotaan UE, proses yang bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Baca juga: Tiongkok Sampaikan Janji Langka untuk Capai Target Ekonomi

Namun Perdana Menteri Albania Edi Rama memperingatkan pemerintah Ukraina untuk tidak berangan-angan tentang proses tersebut, mencatat bahwa pengajuan negaranya telah mendekam selama delapan tahun.

Gas Semakin Langka di Jerman

Pemerintah Jerman mengambil langkah lebih dekat untuk menjatah pasokan gasnya, menyusul pengurangan tajam dalam pengiriman dari Rusia.

“Gas sekarang menjadi komoditas langka di Jerman,” kata Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck, mengumumkan rencana untuk menaikkan tingkat siaga di bawah rencana gas darurat negara itu ke tingkat tertinggi kedua.

Raksasa energi Rusia Gazprom pekan lalu memotong pasokannya melalui pipa Nord Stream ke Jerman sebesar 60%. Pemerintah Jerman menyebut itu sebagai langkah politik, tetapi Gazprom mengatakan itu karena perbaikan saluran.

Pasokan gas ke beberapa anggota UE telah diputus dari Rusia, karena menolak membayar dengan mata uang rubel.

152 Situs Warisan Ukraina Hancur

Badan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau UNESCO mengatakan bahwa 152 situs budaya dan warisan di Ukraina telah hancur sebagian atau seluruhnya sejak serangan Rusia.

Situs yang hancur termasuk museum, monumen, gereja dan bangunan keagamaan lainnya, hingga perpustakaan dan bangunan luar biasa lainnya. Tetapi sejauh ini tidak termasuk salah satu dari tujuh Situs Warisan Dunia Ukraina.

UNESCO membantu Ukraina menandai landmark dengan perisai biru khasnya, yang dirancang untuk melindungi mereka dari serangan.

Ukraina: Belum Ada Kesepakatan Tentang Gandum

Pemerintah Ukraina mengecilkan peluang mencapai kesepakatan yang ditengahi PBB dengan Rusia, untuk membuka pengiriman jutaan ton biji-bijian yang diblokir oleh perang di silo dan pelabuhan.

“Konsultasi sedang berlangsung. Namun sejauh ini belum ada kesepakatan konkret untuk mengadakan pembicaraan dengan Ukraina, Rusia, Turki, dan PBB,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina Oleg Nikolenko.

Baca juga: Gempa Afghanistan Tewaskan 1.000 Orang, Taliban Kewalahan

Pada Rabu (22/6) waktu setempat, pemerintah Turki yang menengahi perselisihan tersebut mengatakan bahwa sebuah kapal kargo Turki telah dapat meninggalkan pelabuhan Ukraina yang diduduki Rusia untuk pertama kalinya sejak perang dimulai.

G7 Akan Tingkatkan Tekanan pada Rusia

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan para pemimpin dunia lainnya akan mengumumkan tindakan hukuman baru terhadap Rusia pada pertemuan puncak G7 mulai Minggu (26/6) di Jerman, kata pejabat senior AS.

“Kami akan meluncurkan serangkaian usulan konkret untuk meningkatkan tekanan pada Rusia,” kata pejabat itu.

Biden akan bertemu dengan para pemimpin Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang di Bavaria, Jerman sebelum melakukan perjalanan ke Madrid, Spanyol untuk konferensi tingkat tinggi (KTT) aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Zelensky akan menyampaikan pidato di kedua KTT melalui tautan video.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

BAGIKAN