Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Maskapai penerbangan Meksiko, Aeromexico.

Maskapai penerbangan Meksiko, Aeromexico.

Aeromexico Kurangi Separuh Pesanan Boeing 737 MAX

Sabtu, 24 April 2021 | 14:30 WIB
Fajar Widhiyanto

Maskapai penerbangan Aeromexico mengurangi separuh pesanan pesawat Boeing 737 MAX baru. Sebelumnya Maskapai ini telah menerima enam pesawat 737 MAX, dan merupakan salah satu yang pertama mengembalikan tipe pesawat tersebut ke layanan penerbangan. Pengurangan pesanan tipe MAX juga disertai dengan peningkatan pengiriman armada 787 Dreamliner yang telah dipesan maskapai.

Sebelumnya pesanan terhadap Boeing 737 MAX sempat mencatatkan angka tertinggi. Sayangnya krisis penerbangan akibat pandemi Covid-19 serta langkah masuk hanggar untuk sejumlah tipe pesawat serupa masih tak mampu mendorong angka penjualan banyak maskapai.

Belakangan ketika industri penerbangan kembali menggeliat, beberapa pesanan serius telah diajukan untuk jenis tersebut, seperti yang telah dilakukan maskapai Southwest Airlines. Sementara Aeromexico justru menghentikan pesanannya, namun diduga pengurangan pesanan ini bukan karena alasan pesawat tersebut dilarang terbang.

Aeromexico Jumat (23/4) mengungkapkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk mengubah pesanan pesawat Boeing sebagai bagian dari restrukturisasi yang sedang berlangsung di bawah aturan pemailitan (Chapter 11). Menurut maskapai, kesepakatan itu hanya akan membutuhkan 24 pesawat 737 MAX dan empat Boeing 787 Dreamliner lagi.

Sejauh ini, Aeromexico telah menerima enam pesawat 737 MAX, dengan catatan pesanan Boeing menunjukkan 54 pesanan yang belum dibayar hingga akhir Maret, sehingga total pesanan Aeromexico secara keseluruhan sebanyak 60 unit. Namun, jika maskapai tersebut hanya membawa 24 unit 737 MAX, maka pemesanan efektif akan tinggal separuhnya.

Mengomentari perubahan pesanan tersebut, CEO Aeromexico, Andreas Conesa mengatakan,transaksi ini menunjukkan kepercayaan karyawan, pelanggan, lessor, produsen, investor, dan mitra bisnisnya terhadap masa depan maskapai penerbangan global Meksiko. “Ini juga akan memberi kami fleksibilitas untuk menyelesaikan negosiasi lain dan menempatkan Aeromexico di jalur yang kuat untuk keluar dari Chapter 11 (pemailitan) akhir tahun ini,” kata Conesa seperti dilansir Simpleflying.com, Jumat (23/4).

Sementara itu pihak Boeing dalam pernyataannya menyebut Aeromexico adalah pelanggan yang berharga. “Dan kami senang mencapai kesepakatan yang memungkinkan maskapai untuk menyesuaikan pesanan demi memenuhi kebutuhan bisnisnya selama pemulihan ke depan. Kami merasa terhormat bahwa Aeromexico telah menegaskan kembali komitmennya pada 737 MAX dan 787 Dreamliner saat maskapai tersebut membangun armada masa depannya,” demikian pernyataan manajemen Boeing.

Menurut Aeromexico, perubahan pesanan masih menunggu persetujuan Pengadilan Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York, yang bertanggung jawab atas proses restrukturisasi lewat prosedur Chapter 11 pada maskapai.

Namun, maskapai tersebut memperkirakan perubahan pada pengiriman Boeing ini akan menghasilkan penghematan total sekitar US$ 2 miliar. Ini sebagian akan berasal dari besaran sewa pesawat yang lebih sedikit. Perubahan pesanan juga memungkinkan Aeromexico mengurangi biaya sewa 18 pesawat lain di armadanya.

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN